Kebakaran

Pemkot Jakpus Pastikan Kebutuhan Korban Kebakaran Jatibunder Tanah Abang Terpenuhi

SOP kebutuhan para korban kebakaran sudah dilakukan sejak 1 jam saat kebakaran terjadi kemarin.

Pemkot Jakpus Pastikan Kebutuhan Korban Kebakaran Jatibunder Tanah Abang Terpenuhi
Warta Kota/Joko Supriyanto
Sejumlah warga korban kebakaran Jalan Jatibunder, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Senin (1/7/2019), mengais barang bekas untuk dapat dijual kembali. 

Pemerintah Kota - Pemkot Jakarta Pusat memastikan kebutuhan korban kebakaran Jalan Jatibunder, Tanah Abang, Jakarta Pusat terpenuhi.

Kebutuhan makanan hingga pakaian pun hingga saat ini terus berdatangan.

Hal itu diungkapkan oleh Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Jakarta Pusat, M. Fahmi.

Ia mengatakan sesuai SOP kebutuhan para korban kebakaran sudah dilakukan sejak 1 jam saat kebakaran terjadi kemarin.

"Kalau bapak lihat kebutuhan pangan sandang papan selama ini termasuk pakaian dalam sudah dipenuhi oleh sudin sosial, kemudian makan sehari tiga kali dengan bekerja sama dengan baznas, dan Sudin Sosial juga sudah terpenuhi," kata M. Fahmi, Senin (1/7/2019).

Pascakebakaran, Warga Jatibunder Tanah Abang Pilih Menjual Sisa Puing Kebakaran

Tak hanya kebutuhan makanan dan pakaian, terkait kesehatan pihaknya juga telah bekerja sama dengan puskesmas melakukan pemeriksaan kepada warga yang terdampak, bahkan Pemkot Jakpus juga menyediakan konseling bagi anak-anak yang terdampak.

"Menyangkut hal-hal kesehatan, kita juga kerja sama dengan puskesmas terdekat kalau dia psikis ada konseling nya, kalau dia butuh obat obatan kita siapkan obat ingatannya," katanya.

Hingga saat ini pihaknya telah melakukan pendataan kepada warga yang terdampak, mereka yang mayoritas pendatang ini tetap diberikan bantuan.

Di SMPN 30 Jakarta, Pemkot Jakut Menggelar Pembukaan Imunisasi Measles Rubella

Menurut Fahmi yang terdampak dalam kebakaran ini setidaknya terdapat kurang lebih sebanyak 80 Kartu Keluarga (KK).

60 KK diantaranya merupakan pendatang dan 20 KK lainya merupakan warga asli yang memang mendiami kawasan tersebut.

Sampai saat ini pihaknya telah menyediakan sebanyak 3 lokasi pengungsian untuk warga yang terdampak.

"Kita lakukan pertama menyiapkan mereka untuk tinggal sementara kebetulan sudah ada tiga lokasi satu di mesjid, satu di posko dan satu lagi tenda, itulah sementara yang bisa dia pake untuk tempat tinggal," ujarnya.

VIRAL! Postingan Emak-Emak Ajak Pihak Sekolah Tak Pajang Foto Presiden dan Wakil Presiden

Terkait masalah dokumen kependudukan pihaknya juga sudah memerintah untuk melakukan pendataan, tentunya mereka yang berKTP DKI akan segera dibantu untuk pengurusan baik itu KTP, KK, maupun ijazah.

"Kita pastikan semuanya terpenuhi, untuk terkait dukcapil juga akan kita data dan kita bantu. Kalo untuk perlengkapan sekolah juga sudah kita siapkan," ucapnya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved