KPK Menetapkan Aspidum Kejati DKI Jakarta sebagai Tersangka setelah Terjaring Operasi Tangkap Tangan

Dalam kasus OTT ini, setelah melakukan tahap penangkapan dan pemberkasan, KPK mengumumkan sejumlah pihak sebagai tersangka.

KPK Menetapkan Aspidum Kejati DKI Jakarta sebagai Tersangka setelah Terjaring Operasi Tangkap Tangan
Antara
Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief 

Sementara, pihak yang diduga sebagai pemberi suap, Alvin dan Sendy disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebelumnya, KPK melakukan OTT terhadap dua jaksa di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Kejagung Ambil Alih Dua Jaksa dan Antar Bos Dua Jaksa tersebut ke KPK dalam Kasus OTT di Kejati DKI

Jaksa Agung Mau Tangani Sendiri Kasus Anak Buahnya yang Kena OTT, Ini Respons KPK

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan, pihaknya menemukan adanya dugaan transaksi suap terkait kepengurusan perkara pidana umum di sana.

Selain dua jaksa, KPK mengamankan dua pengacara dan satu orang pihak swasta.

"Terdapat barang bukti uang tunai dalam mata uang asing yang kami amankan dari lokasi, yaitu sekitar 21.000 dollar Singapura."

"Proses perhitungan secara rinci sedang dilakukan," kata Laode.

Sementara itu, jika dikurskan ke rupiah per tanggal 28 Juni 2019, 21.000 dollar Singapura setara dengan Rp 218.970.150. (Christoforus Ristianto)

Tautan asal

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved