Berita Video

VIDEO: Polisi Kerahkan 10 Ribu Personel Amankan KPU Saat Penetapan Pemenang Pilpres

"Total sebanyak 47 personel gabungan dari TNI dan Polri, yang kemarin mengamankan di Jakarta saat sidang MK,

VIDEO: Polisi Kerahkan 10 Ribu Personel Amankan KPU Saat Penetapan Pemenang Pilpres
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. 

Sebanyak 10.000 personel gabungan TNI, Polri dan aparat pemerintah daerah dikerahkan dalam pengamanan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat digelarnya penetapan Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2019-2024, Minggu (30/6/2019).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menuturkan sebanyak 10 ribu personel gabungan yang melakukan pengamanan di KPU itu, termasuk dalam 47.000 personel yang disiagakan mengamankan sejumlah titik di Jakarta sejak dilakukannya sidang putusan di Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu.

"Total sebanyak 47 personel gabungan dari TNI dan Polri, yang kemarin mengamankan di Jakarta saat sidang MK, masih tetap siaga sampai kini dan nanti saat penetapan Presiden dan Wakil Presiden terpilih oleh KPU hari Minggu besok. Untuk khusus di KPU sendiri ada 10.000 personel yang mengamankan," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (29/6/2019).

Ia memastikan selain di KPU, pengamanan juga tetap dilakukan saat penetapan Presiden dan Wakil Presiden terpilih dilakukan, Minggu (30/6/2019) besok.

"Yakni di Bawaslu, MK, DPR dan objek vital lain semuanya kita amankan, termasuk di KPU, saat penetapan Presiden terpilih dilakukan," kata Argo.

Menurutnya koordinasi pengamanan di KPU sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya. "Bagaimana skenario dan sistem pengamanannya sudah disiapkan. Termasuk rekayasa lalu lintas di sekitar Kantor KPU saat acara penetapan dilakukan," kata Argo.

Sebelumnya Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono, bersama Pangdam Jaya sudah menemui Komisioner KPU di Kantor KPU di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2019) untuk koordinasi pengamanan saat penetapan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

VIDEO: Mardani Ali Sera Ingin PKS Tetap Oposisi 2019-2024

"Kami bersama TNI berkoirdinasi dengan KPU, terkait bagaimana pengamanan KPU. Kami wajib melakukan langkah pengamanan ketika KPU menindaklanjuti putusan MK dengan penetapan Presiden dan Wapres terpilih. Jadi setelah putusan di MK, sebagian personel beralih ke KPU untuk mengamankan" kata Irjen Gatot Eddy Pramono.

Ia memastikan Polda Metro Jaya akan memperketat pengamanan di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Minggu.

VIDEO: Ratusan Anak Ikuti Khitanan Massal Polres Metro Bekasi

Pengamanan dan pengawalan dilakukan atas aset dan pegawai serta komisioner KPU, pasca sidang putusan MK dibacakan.

Selain KPU, kata dia, TNI-Polri juga tetap melakukan pengamanan di tempat-tempat rawan untuk mengantisipasi putusan MK.

Diantaranya di Gedung Bawaslu, Gedung DPR dan tempat terkait lainnya. "Semuanya ada 47 ribu personel gabungan TNI Polri yang kita siagakan untuk pengamanan di tempat yang memiliki potensi kerawanan," katanya.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved