Sejumlah Program Pemerintahan di Tangerang Terancam Kacau Balau

Sejumlah program pemerintahan di Tangerang terancam kacau balau. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Sejumlah Program Pemerintahan di Tangerang Terancam Kacau Balau
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Apartur Sipil Negara (ASN) Pemkot Tangerang mengikuti apel di pusat perkantoran Pemkot Tangeran, Senin (25/3/2019) pagi. Pada apel tersebut dilaporkan sekitar 190 pegawai membolos dan terancam akan dipotong tunjangan kinerja sampai pemacetan. 

DIREKTUR Lembaga Kebijakan Publik, Ibnu Jandi mengungkapkan kosongnya jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) di Kota Tangerang sangat membahayakan roda pemerintahan.

Sejumlah program pembangunan yang ada di kota berjuluk Seribu Industri Sejuta Jasa itu pun terancam kacau balau jika posisi Sekda kosong berlarut - larut.

"Jelas ini sangat bahaya dan dapat mengganggu proses pembangunan," ujar Jandi kepada Warta Kota, Minggu (30/6/2019).

Vinales Juara MotoGP Belanda dan Naik Empat Tingkat, Marc Marquez Kokoh di Puncak Klasemen

Sejumlah Warga Antusias Mengikuti Festival Danau Sunter Sekaligus Perayaan HUT Jakarta

Menurutnya peran Sekda sangat vital di dalam pemerintahan daerah. Sebagai fungsi eksekutif yang harus berkoordinasi dengan berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya.

"Kalau posisi Sekda kosong nanti siapa yang koordinir semua SKPD. Bahkan bukan saja program, tapi pelayanan terhadap masyarakat pun menjadi terganggu," ucapnya.

Oleh karena itu Jandi mendorong agar Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah peka terkait persoalan ini. Ia meminta agar Arief segera membentuk tim Panitia Seleksi (Pansel) untuk mengisi kekosongan jabatan Sekda sementara waktu.

Kambingnya Dibantai, Hasan Rugi Rp 15 juta

Usai Hijrah, Indah Dewi Pertiwi Mulai Kurangi Pekerjaannya di Dunia Entertain

"Harus segera bentuk Pansel yang mengacu pada ketaatan azas dan aturan sesuai Undang - undang," kata Jandi.

"Yakni Undang - undang ASN No. 5 tahun 2014 Pasal 214 ayat (5) Undang - undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, PP No 18/2016 tentang Perangkat Daerah dan Pepres No.3/2018 perihal pergantian Sekda," paparnya.

Seperti diberitakan Warta Kota sebelumnya, Wali Kota Tangerang mendapat sorotan tajam dari para pengamat. Arief R. Wismansyah dinilai telah lalai terhadap jabatan Sekda yang kini kosong melompong.

Han Seo Hee Sebut Artis YG Entertainment yang Pakai Narkoba Banyak

Kapten Tim LKG SKF Indonesia Gothia Cup 2019 Akan Coba Rileks Saat Main di Swedia Nanti

Wali Kota pada Jumat (28/6/2019) kemarin melakukan perombakan besar - besaran. Arief melakukan mutasi dan rotasi sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintahan Kota Tangerang.

Dia juga menyatakan untuk saat ini jabatan Sekda Kota Tangerang kosong. Dan sebelumnya diisi oleh Dadi Budaeri.

Arief mengaku bahwa posisi Sekda yang kosong karena Dadi Budaeri sudah habis masa waktu SK-nya. Saat ini dirinya sedang melakukan koordinasi dengan Kementerian Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Pemprov Banten untuk pengisian Plt (pelaksana tugas) Sekda Kota Tangerang.

"Jadi nanti SK Plt Sekda Tangerang itu dari Gubernur Banten," tutur Arief.

Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Rumah Kontrakan Bekasi Timur

Premier Qualitas Rilis Hunian Berlantai Dua di Bekasi

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved