Perang Dagang

Donald Trump Putar Balik Karena Huawei?

Setelah melakukan pembicaraan dengan Presiden RRT, Xi Jinping, Presiden AS Donald Trump mengizinkan perusahaan AS menjual produk ke Tiongkok

Donald Trump Putar Balik Karena Huawei?
thinkstockphotos
Ilustrasi. Belum redanya perang dagang, beberapa perusahaan sepatu terbesar di dunia mendesak Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China. 

Donald Trump membuat banyak pengamat ekonomi terhenyak, dengan pernyataannya di Jepang, Sabtu (29/6).

Presiden Amerika Serikat (AS) ini bilang, perusahaan AS boleh menjual produk mereka kepada Huawei,s ebuah perusahaan telekomunikasi Tiongkok. Demikian dilansir laman CNN.

Padahal enam pekan sebelumnya, Pemerintah AS menyatakan bahwa Huawei masuk daftar hitam Pemerintah AS. Mencla-mencle?

Pernyataan Trump itu keluar setelah dia bertemu dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Xi Jinping, di ajang Konferensi Tingkat tinggi (KTT) G-20, yang sedang berlangsung di di Osaka, Jepang.

Dua pemimpin negara besar ini membicarakan masalah perang dagang yang melibatkan kedua negara tersebut. Maklum, situasinya saat ini berlarut-larut, akibat kedua belah pihak saling balas menaikkan tarif.

Resmi Jadi Presiden RI 2019-2024, Donald Trump Beri Ucapan Selamat ke Jokowi, dan Selalu Dekat

Hadiri G20 Paska Putusan MK, Jokowi Dapat Ucapan Selamat dari Trump

Sengsara

Huawei menjadi pihak yang terdampak oleh perang dagang ini, setelah pada Mei 2019 Departemen Perdagangan AS melarang perusahaan AS menjual produknya kepada Huawei, sebelum memiliki lisensi.

Pejabat departemen tersebut bahkan menuduh perusahaan yang tak mengindahkan larangan itu, telah membahayakan keamanan AS, baik dalam mau pun luar negeri.

Dalam pernyataannya kemarin, Trump menyatakan bahwa Huawei masih menjadi topik diskusi yang sedang berjalan, antara Washington dan Beijing. Namun, untuk saat ini dia telah membuka izin bagi perusahaan AS menjual suku cadang kepada perusahaan Tiongkok.

Sebagaimana diwartakan CNN, pihak Departemen Perdagangan AS belum memberikan komentar soal pernyataan Trump itu.

Halaman
123
Penulis: AC Pingkan U
Editor: AC Pinkan Ulaan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved