Damien Dematra Serahkan Penghargaan International Man Of Change 2019 Pada Aktivis Sacha Stone

Sacha Stone memperoleh penghargaan ini karena ia dianggap sebagai seorang yang visioner dan n merupakan figur pembela keadilan bagi bumi dan alam

Penulis: | Editor: M Nur Ichsan Arief
ist
Damien Dematra, founder dan direktur festival internasional lingkungan hidup, International Film Festival for Environment, Health, and Culture (IFFEHC), dan pendiri World Environment Movement (WEM) menyerahkan penghargaan International Man of Change 2019 pada Sacha Stone, baru baru ini di Akasha New Earth Haven, Ubud, Bali. 

WARTA KOTA, PALMERAH  -------  Damien Dematra, founder dan direktur festival internasional lingkungan hidup, International Film Festival for Environment, Health, and Culture (IFFEHC), dan pendiri World Environment Movement (WEM) menyerahkan penghargaan International Man of Change 2019 pada Sacha Stone, baru baru ini di Akasha New Earth Haven, Ubud, Bali.

Menurut Kanjeng Pangeran Damien Dematra, Sacha Stone memperoleh penghargaan ini karena ia dianggap sebagai seorang yang visioner. Ia merupakan figur pembela keadilan bagi bumi dan alam yang kita tinggali demi memelihara kelangsungan hidup manusia itu sendiri melalui jalan damai, dengan media dialog, kreatif, dan budaya.

Usahanya nyata untuk menjembatani semua lapisan masyarakat, mulai dari tingkat akar rumput sampai pada pemangku jabatan lokal dan internasional, para advokat, aktivis, dan akademisi.

Hal ini terlihat dari salah satu upayanya dengan menggelar Festival NewEarth yang membahas isu-isu antara lain tentang vaksinasi, perdagangan manusia, rekayasa genetika organisme (GEO), 5G, synthetic medicine, immortality, ilmu air, dan inovasi kesehatan.

Sebelumnya, penghargaan ini pernah diberikan pada Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc., Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI (International Woman of Change 2016) dan Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., Menteri Sosial (International Woman of Change 2016).

Visi Sacha Stone selaras dengan perjuangan bagi lingkungan hidup dan kemanusiaan yang diemban IFFEHC dan WEM yang memiliki visi untuk mewujudkan bumi yang lebih nyaman dan aman, meningkatkan kualitas hidup manusia, dan mengedepankan harmonisasi di dalam perbedaan lintas budaya agar manusia dapat hidup damai dalam keberagaman.

Sacha Stone merasa bangga menerima penghargaan ini dan sekaligus menguatkan keyakinannya untuk meneruskan misi perdamaian melalui keseimbangan alam.

Raja Samu Samu VI yang merupakan Senior Adviser International Festival Group (IFG) yang menaungi IFFEHC memberikan dukungan penuh atas terselenggarakannya Festival ini, yang dihadiri para pembicara internasional seperti Bishop of Jerusalem, Sir John Walsh, Dr. Chris Cleverly, Dr. Sandra Rose Michael, sineas terkenal Del Bigtree, pengarang Jim Humble, sineas senior Edward Griffin, Dr. Jeff Levin, Dr. Sue Grey, Chief Gnakale, Dr. Galina Migalko, Dr. Robert Young, Dr. Nancy Ash, Jero Khrisna, Ida Anak Agung Ngurah Ugrasena.

Disamping itu dihadiri juga oleh para raja Nusantara yang tergabung di dalam Silatnas di bawah pimpinan Raja Samu Samu, FSKN di bawah pimpinan Sultan Sepuh Cirebon Arief Natadiningrat, MATRA dibawah pimpinan KPH Wiroyudho Alam, MARS dengan Dewan Penasehat Datu Luwu Maradang Mackulau dan raja-raja Bali di bawah pimpinan Raja Klungkung.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved