Breaking News:

Kebakaran

64 Bangunan Semi Permanen Dilahap Si Jago Merah di Tanah Abang Jakarta Pusat

"Korban jiwa tidak ada. Untuk unit seluruhnya ada 28 unit yang kami diterjunkan. Saat ini pemadaman sudah selesai."

Warta Kota/Joko Supriyanto
Petugas pemadam kebakaran sedang melakukan pendinginan terhadap bangunan semi permanen yang terbakar di Jalan Jatibunder, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (30/6/2019). 

Sebanyak 64 bangunan semi permanen di Jalan Jatibunder RT 016/RW 09 Tanah Abang, Jakarta Pusat, terbakar.

Kebakaran bangunan tersebut terjadi, Minggu (30/6/2019) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran di Tanah Abang.

Saat ini,  petugam pemadam telah menjinakkan si jago merah.

Kasie Ops Penanggulan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, Syarifudin mengatakan, kebakaran terjadi pada pukul 04.45 WIB.

Bangunan yang terbakar merupakan bangunan semi permanen sehingga api dapat menjalar cepat.

"Kita terima berita itu pukul 04.40, karena bangunan ini semi permanen makanya api menjalar cukup cepat. Tadi kita data berdasarkan informasi yang kami dapat ada 64 bangunan," kata Syarifudin, Minggu (30/6/2019).

Namun, hingga saat ini, penyebab kebakaran belum diketahui dan masih diselidiki petugas.

Sopir Taksi Online Rampok dan Ikat Penumpangnya Baru 3 Bulan Kerja Sebagai Mitra Gojek

Menurut Syarifudin, penyelidikan peristiwa kebakaran tersebut telah dilaporkan dan diserhakan kepada pihak kepolisian untuk mencari tahu penyebab dari kebakaran di Tanah Abang.

"Kalau penyebab sendiri kami belum tahu. Kami masih menunggu hasil dari kepolisian," katanya.

Menurut Syarifudin, proses pemadaman terkendala karena pasokan air kurang ke lokasi kebakaran.

Alasannya, jalur ke Kali Ciliwung cukup curam untuk mengambil air atau menyedot air.

"Korban jiwa tidak ada. Untuk unit seluruhnya ada 28 unit yang kami diterjunkan. Saat ini pemadaman sudah selesai," ucap Syarifudin.

Dinosaurus Serang PIK Avenue, Pengunjung Boleh Memberi Makan dan Mengelus Hewan Purba Ini

Pabrik plastik

Sementara itu, kebakaran besar terjadi di pabrik plastik PT Dynaplast 9 di Kawasan Industri Jababeka V, Jalan Science Timur 1 Blok B3D, Kelurahan Sertajaya, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Kebakaran itu terjadi Sabtu (29/6/2019) pukul 12.35 WIB.

Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang melahap pabrik milik PT Dynaplast, pemilik klien di antaranya Tupperware, Honda, dan Coca Cola tersebut.

"Kebakaran yang kemarin, api padam sekitar 5,5 jam dengan dikerahkan 29 mobil pemadam kebakaran," kata Kapolres Metro Bekasi, Kombes Candra Sukma Kumara, saat dikonfirmasi, Minggu (30/6/2019).

Candra mengatakan, petugas pemadam sempat kesulitan memadamkan api karena material di lokasi kejadian mudah terbakar.

"Kejadian kemarin tidak ada korban jiwa, untuk kerugian material masih menunggu laporan pemilik pabrik," ucapnya.

Sopir Taksi Online Rampok Penumpang, Ini Kata Gojek yang Bakal Dilakukan Kepada Korban Perampokan

Dia menambahkan, ketika terjadi kebakaran di pabrik plastik  itu sebanyak 100 karyawan dapat diselamatkan.

"Karyawan dievakuasi jauh dari titik lokasi kebakaran," ujarnya.

Sedangkan kondisi hari ini, pabrik belum dapat beroperasi sepenuhnya.

"Belum operasi sepenuhnya, karena masih proses pendinginan juga. Terlebih hari ini juga dominan karyawan libur," kata Candra.

Menurut Candra, percikan api disebabkan karena korsleting listrik yang kemudian menyambar bahan-bahan yang mudah terbakar.

"Api tiba-tiba besar, kita (karyawan) coba padamkan pakai APAR (Alat Pemadam Api Ringan--Red) enggak mempan, langsung besar banget api. Kita langsung keluar menyelamatkan diri," kata karyawan pabrik, Irwan.

Dia menuturkan, pada saat kejadian kebakaran, sedang jam istrirahat karyawan. Namun, tidak semua karyawan istirahat.

Jangan Lewatkan Hiburan dari Tayo the Little Bus di Central Park Saat Liburan Sekolah

"Kan istirahatnya bergantian, jadi ada sebagian istirahat dan sebagian kerja. Beruntung lokasi kebakaran di gudang belakang," ucapnya.

"Kita (karyawan) lebih banyak berada di depan jadi langsung pergi menyelamatkan diri," kata Irwan lagi.

Kebakaran itu menyebabkan asap tebal membumbung tinggi dan terlihat jelas hingga radius 10 kilometer.

Asap tebal itu juga sampai terlihat jelas dari Tol Jakarta-Cikampek. 

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved