Pilpres 2019

Politsi Gerindra Ini Beri Ucapan Selamat kepada Jokowi-Maruf Sebagai Presiden RI 2019-2024

Selamat ya Kang mas Joko Widodo yang terpilih kembali dalam Pilpres 2019 secara demokratis,

Politsi Gerindra Ini Beri Ucapan Selamat kepada Jokowi-Maruf Sebagai Presiden RI 2019-2024
Warta Kota/Alex Suban
Calon Presiden 01 Joko Widodo menjemput Cawapres Ma'ruf Amin di rumah Amin di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019) malam. 

Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono, mengucapkan selamat atas terpilihnya Jokowi-Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024.

Adapun Jokowi-Maruf akan ditetapkan sebagai calon presiden dan wakil presiden terpilih oleh KPU setelah Mahkamah Konstitusi menolak seluruh gugatan dari tim kuasa hukum Prabowo-Sandi.

"Selamat ya Kang mas Joko Widodo yang terpilih kembali dalam Pilpres 2019 secara demokratis," kata Arief dalam keterangan tertulisnya yang diterima Tribunnews.com, Jumat (28/6/2019).

Arief Poyuono Sebut Pendukung Jokowi Pindah Barisan ke Prabowo-Sandi: Ada 30 Persen

Ini Penjelasan Menkeu Sri Mulyani Sikapi Waketum Gerindra Arief Poyuono Tolak Bayar Pajak

Link Live Streaming Venezuela vs Argentina: Laga Tidak Mudah, Messi Tetap jadi Harapan dan Tumpuan

Arief berharap Jokowi-Maruf dapat menuntaskan janji-janji politik serta bekerja untuk rakyat.

Dia pun mengajak masyarakat untuk kembali bersatu sebagai masyarakat yang cinta NKRI.

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, Arief Poyuono
Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, Arief Poyuono (Istimewa)

"Hati kita Indonesia, pemenangnya adalah Indonesia. Mari bersatu kembali membangun bangsa dan negara. Kita Punya hati ya sama. Hatiku, hatimu Indonesia. Selamat untuk kita semua. Indonesia Adil dan Makmur," katanya.

Road to Kilau Raya Ajak Warga Garut Untuk Ikut Bergoyang

Ucapan selamat itu tergolong aneh. Ini karena sebelumnya Arief Poyuono sering berkomentar nyinyir kepada rezim pemerintahan Jokowi.

Misal mengajak para pendukung paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk tak bayar pajak sebagai bentuk kekecewaan pada KPU.

"Tolak bayar pajak kepada pemerintahan hasil Pilpres 2019 yang dihasilkan oleh KPU yang tidak legitimate itu adalah hak masyarakat karena tidak mengakui pemerintahan hasil Pilpres 2019," kata Arief.

Delapan Penumpang Bersepatu Sama Isi Sabu Ditangkap di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru

 Namun kemudian dibantah Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno.

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved