Pilpres 2019

Setelah Putusan MK, Ahok sampaikan Pesan Khusus untuk KH Maruf Amin dan Jokowi, Sebut Rekonsiliasi

Ahok langsung memberikan pesan khusus kepada Jokowi-Amin usai putusan MK yang menolak semua gugatan kubu Prabowo-Sandi.

Wartakotalive.com/Anggie Lianda Putri
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok sambangi rumah Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. 

Ia juga berharap masyarakat Indonesia kembali bersatu dan tidak lagi ada perpecahan karena perbedaan pilihan.

“Kepada semua pihak, semoga rekonsiliasi bangsa segera terwujud demi Indonesia yang lebih damai dan sejahtera,” harap Ahok.

Sebelumnya diberitakan Waratakotalive.com, pakar Hukum Tata Negara Refly Harun mengingatkan ada sejumlah pekerjaan rumah atau PR yang harus dikerjakan Jokowi-Amin usai putusan MK.

PR yang dimaksud Refly Harun adalah penyelamatan KPK, pemilihan menteri yang berintegritas, dan membentuk tim ahli untuk mereview UU Pemilu.

Perolehan Suara Jokowi-Amin dan Prabowo-Sandi

Seperti dikutip Kompas.com majelis hakim konstitusi menolak seluruh gugatan sengketa hasil Pemilu Presiden 2019 yang diajukan pasangan calon presiden-calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno (Prabowo-Sandi).

Menurut Mahkamah, permohonan pemohon tidak beralasan menurut hukum.

Dengan demikian, pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan memimpin Indonesia periode 2019-2024.

Putusan dibacakan Anwar Usman, Ketua MK yang memimpin sidang di Gedung MK, Jakarta, Kamis (27/6/2019) pukul 21.15 WIB.

"Dalam pokok permohonan, menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," ujar Anwar Usman.

Sidang dimulai 12.45 WIB. Pertimbangan putusan dibacakan bergantian oleh delapan hakim konstitusi lainnya.

Berdasarkan putusan tersebut maka jumlah penghitungan suara berjenjang yang dilakukan KPU RI dan diumumkan pada 21 Mei lalu sah secara hukum.

Halaman
1234
Penulis: Desy Selviany
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved