Pengantin Pesanan

Polisi Gagalkan Pengiriman 3 Perempuan untuk Pengantin Pesanan, 1 Pria Penyalur Diamakan

Polisi Gagalkan Pengiriman Tiga Perempuan untuk Pengantin Pesanan, 1 Pria Penyalur Diamakan

Istimewa
Polres Singkawang, Kalimantan Barat, menggelar pers rilis pengungkapan kasus traficking, Kamis (28/6/2019). Polisi Gagalkan Pengiriman 3 Perempuan untuk Pengantin Pesanan, 1 Pria Penyalur Diamakan 

Upaya pengiriman tiga perempuan korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) atau traficking yang biasa disebut pengantin pesanan digagalkan polisi.

Ketiganya adalah warga Mayasofa, Kecamatan Singkawang Timur, Kota Singkawang, Kalimantan Barat.

Mereka diamankan bersama seseorang pria berinisial NK, yang ditengarai sebagai penyalur.

"Diduga mereka (tiga perempuan korban TPPO) hendak dibawa ke Tiongkok, untuk melangsungkan pernikahan," kata Kapolres Singkawang, AKBP Raymond Masengi, Jumat (28/6/2019).

Wahyu menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah polisi menerima laporan masyarakat yang menyebut adanya pengiriman tiga warga ke China.

Kisah Pilu Mon yang Jadi Pengantin Pesanan di China, Diperbudak Suami yang Ternyata Buruh Bangunan

"Setelah mendapat informasi itu, kami melakukan pencegatan terhadap mobil terduga. Tepatnya di daerah Sakok, Kecamatan Singkawang Selatan," ujarnya.

Saat penangkapan, NK di dalam mobil sebagai sopir bersama tiga orang perempuan.

Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa tiga unit ponsel, satu unit mobil Toyota Agiya warna hitam KB 1658 PB, satu bundel fotokopi KTP, KK dan paspor, satu lembar tiket pesawat jurusan Pontianak-Jakarta.

"Serta uang tunai senilai Rp 2 juta yang hanya tersisa Rp 1,2 juta, karena sudah dipakai untuk kebutuhan sehari-hari," ucapnya.

Atas perbuatannya, terduga akan dikenakan Pasal 4 junto Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 10 Undang-undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Penghapusan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), dengan hukuman minimal tiga tahun dan paling lama 15 tahun penjara serta denda paling sedikit Rp 20 juta dan paling banyak Rp 600 juta.

Menurut Wahyu, saat ini, proses penyidikan dan pengembangan kepada terduga masih dilakukan.

"Setiap keterangan terduga akan digunakan untuk menuntaskan permasalahan ini sampai ke akar-akarnya," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diduga Akan Dijual ke China, 3 Perempuan Asal Singkawang Diselamatkan"

Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved