Transportasi Jakarta

Pengamat Transportasi, Transjakarta Masih Butuh Banyak Perbaikan

Darmaningtyas menyebutkan ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Gubernur DKI Anies Baswedan untuk menyempurnakan sistem BRT Jakarta.

Pengamat Transportasi, Transjakarta Masih Butuh Banyak Perbaikan
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Sejumlah kendaraan nekat melintasi Jalur bus Transjakarta di Jalan Galunggung, Setia Budi, Jakarta Selatan. 

Jakarta dinobatkan sebagai salah satu dari tiga kota di dunia dengan terobosan transportasi terbaik.

Bersama dengan Pune (India) dan Kigali (Rwanda), Jakarta terpilih sebagai finalis di ajang Sustainable Transport Award 2020.

Penghargaan itu diberikan oleh lembaga-lembaga internasional yang peduli dengan masalah transportasi dan lingkungan saat menggelar pertemuan tahunan di Forteleza, Brasil, 24-26 Juni 2019.

Jakarta, Pune, dan Kigali mengungguli 15 kota lain di dunia yang terpilih sebagai nominasi Sustainable Transport Award 2020, seperti Richmond (Amerika Serikat), Bogota (Kolombia), Amritsar (India), dan Pasiq (Filipina).

Pengamat transportasi Darmaningtyas mengatakan sangat mengapresiasi pengembangan sistem BRT Jakarta itu.

Anies Bangga Jakarta Menjadi Tiga Kota Terbaik Dalam Pengembangan Transportasi

Jakarta Kota Terpolusi Di Dunia, Dinas Lingkungan Hidup DKI Merasa Baik-baik Saja

 "Kita harus obyektif bahwa sistem BRT Jakarta sekarang sudah lumayan. Bagus dan nyaman, dan sudah ditopang juga dengan adanya feeder Jak Lingko," ujar Darmaningtyas, seperti dikutip Kompas.com, Jumat (28/6/2019).

Sistem BRT Transjakarta yang kian terkoneksi dengan angkutan jalan lainnya seperti Jak Lingko dan bus nonkoridor, menurut Darmaningtyas, menjadi salah satu terobosan yang layak diapresiasi.

Kepala Institute for Transformation of People's Political Economy (Intrans Institute) itu mengatakan, integrasi bus-bus koridor dan nonkoridor BRT Jakarta, terbukti meningkatkan jumlah penumpang Transjakarta hampir 120 persen dalam tiga tahun terakhir.

"Bus ukuran sedang itu sudah melayani jalan-jalan nonkoridor, bisa sebagai pengumpan juga. Nah sekarang, Jak Lingko makin memperluasnya ke jalan-jalan kecil dan fungsinya untuk pengumpan," kata Darmaningtyas.

Pengaturan Lokasi Jemput dan Antar Pengguna Ojek Online di TOD Dukuh Atas

Mulai 1 Juli, Pengguna Commuter Line Bisa Menarik Saldo Kartu Multi Trip

Tetap Butuh Perbaikan 

Halaman
12
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved