Pilpres 2019

Tak Ada Toilet Portabel, Peserta Aksi Damai Harus Antri di Kantor Kemenpolhukam

Para peserta aksi damai Halalbihalal dan Tahlil Akbar merasa kerepotan tanpa ada fasilitas toilet portabel

Tak Ada Toilet Portabel, Peserta Aksi Damai Harus Antri di Kantor Kemenpolhukam
Wartakotalive/Dwi Rizki
Sejumlah peserta aksi mengantre untuk menggunakan toilet di depan gerbang kantor Kemenpolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat pada Kamis (27/6/2019). 

Tidak adanya toilet portabel di sepanjang lokasi aksi damai Halalbihalal dan Tahlil Akbar, belasan peserta yang mau buang air terpaksa harus menumpang ke sejumlah kantor kementerian di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat pada Kamis (27/6/2019) siang.

Pemandangan tersebut seperti yang terlihat di depan gerbang masuk kantor Kemenpolhukam yang tidak jauh dari gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

Lantaran terbatasnya jumlah toilet, para peserta aksi diminta petugas keamanan untuk mengantre di depan gerbang masuk gedung Kemenpolhukam.

Kutip Ayat Alquran yang Dibacakan Yusril, Ketua MK Minta Putusan Jangan Jadi Ajang Fitnah

Tak Ada Petugas yang Bawa Peluru Tajam Dalam Pengamanan di Sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi

Para peserta aksi yang mengetahui toilet Kemenpolhukam dibuka untuk umum, satu per satu mulai bersusulan ikut dalam antrean.

Dalam waktu kurang dari lima menit, terdapat sebanyak 20 orang peserta yang berbaris memanjang di depan gerbang masuk kantor Kemenpolhukam.

Walau antrean kian panjang, petugas keamanan kantor Menkopolhukam hanya mempersilahkan satu orang peserta masuk dan menggunakan toilet.

Sehingga, tidak jarang peserta aksi terlihat berlari kecil karena kebelet, sesaat seorang peserta aksi selesai menggunakan toilet dan hendak keluar gerbang.

"Satu-satu, gantian," ungkap seorang petugas keamanan kantor Kemenpolhukam kepada peserta aksi.

Sejumlah peserta aksi mengantre untuk menggunakan toilet di depan gerbang kantor Kemenpolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat pada Kamis (27/6/2019).
Sejumlah peserta aksi mengantre untuk menggunakan toilet di depan gerbang kantor Kemenpolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat pada Kamis (27/6/2019). (Wartakotalive.com/Dwi Rizki)

Yudi (42) salah satu peserta aksi asal Kebon Jeruk, Jakarta Barat menyesalkan tidak tersedianya toilet portabel layaknya aksi damai yang digelar di Monumen Nasional (Monas) beberapa waktu lalu.

Padahal menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selaku tuan rumah dapat menyediakan toilet portabel bagi peserta aksi.

"Seharusnya kan ada toilet portabel, jadi masyarakat yang dateng nggak kesusahan kayak begini. Bagaimana kalau yang perempuan, kan kasihan," ungkapnya menahan sakit perut.

Pantauan di lokasi, tidak ada satu pun toilet portabel di pusat unjuk rasa Jalan Medan Merdeka Barat, mulai dari Patung Kuda hingga depan kantor Kemenpolhukam.

Toilet portabel yang tersedia hanya berada di gerbang Monas sisi selatan yang berjarak lebih dari 500 meter.

Sementara itu, ribuan peserta aksi terus berdatangan dan memadati Jalan Medan Merdeka Barat hingga pukul 13.30 WIB.

Orasi pun telah digelar di depan kantor Kemenpolhukam yang berdampingan dengan gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved