Panik Diteriaki Warga, Jambret Tinggalkan HP Curian dan Motornya

Tak terima handphonenya dirampas, korban meneriaki kedua pelaku hingga memancing perhatian sejumlah warga dan pengguna jalan.

Panik Diteriaki Warga, Jambret Tinggalkan HP Curian dan Motornya
Warta Kota
Motor pelaku jambret yang diamankan di Mapolsek Matraman, Kamis (27/6). 

- Dua orang jambret yang belum diketahui namanya meninggalkan barang curian beserta motornya lantaran panik usai menjalankan aksinya.

Kejadian itu terjadi di sekitar Jalan Mataram Raya dekat Hotel Balairung, pada Kamis (27/6/2019) sekira pukul 01.00 WIB dini hari tadi.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan pelaku yang mengemudikan sepeda motor Honda Beat itu hendak merampas handphone seorang warga yang ada di lokasi.

"Jadi ada warga yang sedang duduk di motor sambil main handphone. Pelaku datang dari arah berlawanan dan langsung merampas handphone korban," kata Hery di Matraman, Jakarta Timur, Kamis (27/6/2019).

Jessica Mila Mengaku Belum Siap Menikah, Ini Alasannya

VIDEO: Cerita Nafa Urbach Merindukan Masa-masa Kampanye Pileg, Ngobrol Sambil Linting Tembakau

VIDEO: Peserta Halalbihalal Salat Dzuhur di Sekitar Air Mancur Patung Kuda

Tak terima handphonenya dirampas, korban meneriaki kedua pelaku hingga memancing perhatian sejumlah warga dan pengguna jalan.

Panik diteriaki warga, pelaku tak bisa mengontrol laju sepeda motornya hingga akhirnya jatuh. Bukannya membangunkan motor dan kembali melaju, keduanya malah lari meninggalkan sepeda motor berpelat B 3435 SVX.

"Pelaku terjatuh lalu meninggalkan sepeda motornya begitu saja, handphone korbannya juga terjatuh. Mereka melarikan diri ke arah Jalan Tambak," ujarnya.

Hery menyebut warga sempat berupaya mengejar pelaku namun gagal lantaran mereka berdua masuk ke gang sempit. Para warga pun hanya dapat mengamankan sepeda motor pelaku.

Sementara korban yang handphonenya dirampas menolak membuat laporan dengan alasan gawainya gagal dirampas pelaku.

"Sepeda motor pelaku sekarang diamankan di Mapolsek Matraman, tapi korban menolak membuat laporan karena handphonenya sudah kembali," tuturnya. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved