Pilpres 2019

Majelis Hakim Abaikan Kesaksian Keponakan Mahfud MD Soal TOT TKN 01: Tak Ada Relevansinya

Pihak MK nilai kesaksian Hariul Anas Suaidi tak relevan, sehingga MK abaikan kesaksian keponakan Mahfud MD itu soal training of trainer (ToT) TKN 01.

Majelis Hakim Abaikan Kesaksian Keponakan Mahfud MD Soal TOT TKN 01: Tak Ada Relevansinya
Tribun Jabar/capture gerindra TV
Nama Hairul Anas Suaidi kini sedang jadi sorotan. Namanya mendadak terkenal setelah bicara di acara yang digagas kubu calon presiden 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

Pihak MK nilai kesaksian Hariul Anas Suaidi tak relevan, sehingga MK abaikan kesaksian keponakan Mahfud MD itu soal training of trainer (ToT) TKN 01.

Terkait MK nilai kesaksian keponakan Mahfud MD tak relevan keterangan saksi fakta dari pemohon, diungkapkan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams.

Diketahui, kesaksian Hairul Anas Suaidi tak ada relevansinya, dikatakan Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams saat membacakan keputusan MK sengketa Pilpres 2019, di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (27/6/2019).

"Karena dalil ToT tidak didalilkan oleh pemohon, maka tidak ada relevansinya bagi Mahkamah untuk mempertimbangkan hal itu lebih jauh," ujar Hakim Konstitusi, Wahiduddin Adams, saat membacakan putusan MK, di Gedung MK.

Mahfud MD Sebut Bunyi Putusan yang Akan Dibacakan Hakim MK Terkait Sengketa Pilpres 2019

Beras Bulog Menumpuk di Gudang, DPR Minta Bulog Berinovasi dalam Penyaluran

Robert Alberts Ungkap Perjalanan Persib Bandung Terganggu di Awal Liga 1 2019, Sebut Dua Pemain Ini

Menurut MK, saksi Hairul Anas juga mengakui tidak diajarkan untuk melakukan kecurangan pemilu dalam ToT tersebut.

"Yang bersangkutan menjelaskan pernah mengikuti ToT atau bimtek diadakan TKN pasangan 01, dimana dalam ToT yang dimaksud terdapat slide yang berbunyi 'kecurangan adalah bagian dari demokrasi'. Tetapi ketika saksi ditanya, 'apakah dalam ToT tersebut saksi dilatih untuk melakukan kecurangan?' Saksi menjawab tidak," jelas Hakim Adams.

Dalam kaitan ini pula, dia menjelaskan, saksi pihak terkait, Anas Nasikin sebagai kordinator atau panitia dalam pelatihan saksi itu memberikan penjelasan.

Menurut Anas Nasikin, slide tersebut harus dipahami secara utuh karena dimaksudkan untuk mengagetkan agar peserta ToT serius.

Pembangunan Tol Kunciran - Bandara Soetta Bisa Sebabkan Pelayanan Air Terganggu

Mayat Wanita Kaki dan Tangannya Terikat Ditemukan di Bekasi, Polisi Duga Korban Pembunuhan

Lima Fakta Baru Pembunuhan Wanita di Legok Tangerang Terungkap Seusai Rekonstruksi

Halaman
1234
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved