Pilpres 2019

Jelang Putusan MK, Ini Harapan Apindo dan Serikat Pekerja

Hari ini agenda sidang pembacaan putusan sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Jelang Putusan MK, Ini Harapan Apindo dan Serikat Pekerja
Warta Kota/Muhammad Azzam
Myra Hanartani, Ketua Komite Regulasi Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) 

Hari ini agenda sidang pembacaan putusan sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Sidang putusan ini menjadi penentu pemenang Pilpres 2019, apakah pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin dan pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno.

Jika hasil putusan sudah dibacakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan melakukan pentapan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.

Menanggapi hal tersebut Myra Hanartani, Ketua Komite Regulasi Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengharapkan pemerintahan yang baru tentunya akan lebih bisa memberikan suasana iklim usaha yang baik, sehingga mendorong investasi yang baik pula.

"Siapun pemimpinnya nanti, kami harap bisa memberikan suasana iklim usaha yang baik," kata Myra Hanartani saat menghadiri workshop ke-10 di Kantor Pengelola Kawasan Industri MM2100, pada Kamis (27/6/2019).

 Begini Akhir Guru Honorer di Tangerang Selatan yang Mencoba Bongkar Praktik Pungli di Sekolahnya

 Begini Nasib Terkini Angelina Sondakh Mantan Istri Adjie Massaid yang Dipenjara 7 Tahun

 Pengantin Baru Tewas Berhubungan 48 Jam Maraton, Pengakuan Suami Lakukan Hal yang Sadis

 Ternyata Ini Alasan BPN Tetap Optimis Bakal Memenangkan Gugatan di MK, Hakim Sudah Kantongi Putusan

"Kita juga tahu kan iklim usaha yang baik bisa mendongkrak investasi supaya kita bisa menampung teman-teman yang masih cari kerja," kata Myra Hanartani.

Myra mengungkapkan, dalam mewujudkan perkembangan industri juga harus dibangun hubungan yang baik, antara pemerintah, pengusaha maupun para serikat pekerja.

"Kita masing-masing punya bagiannya semua pihak terkait punya bagiannya," kata Myra Hanartani.

Myra Hanartani mengatakan, Pemeritah meregulasi aturan dengan baik, pengusaha melakukan usahanya dengan baik dan pekerjanya juga melakukan tugasnya dengan baik.

"Jadi semua pihak harus kerja dan lakukan tugasnya dengan baik," ungkapnya.

Ia juga menuturkan Apindo komitmen mengikuti aturan yang berlaku, akan tetap alangkag baiknya jika aturan yang ada itu bisa dan mudah diaplikasikan para pengusaha.

 Kapolri Sudah Larang Demo di Depan MK, Polisi Pastikan Berhak Bubarkan Demo Tak Sesuai Aturan

 Masyarakat Dilarang Keras Beli Motor Berkode ST, Simak Penjelasan Polisi Soal Motor Berkode ST

 KEMUNCULAN Ani Yudhoyono Lewat Mimpi, Minta Ibas dan Aliya Rajasa Untuk Menjaga 3 Sosok Ini

 Baru Sebulan Bebas, Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin Jadi Tersangka Lagi. Kali Ini Potong Dana SKPD

"Harus ikut aturan itu wajib, tapi kita harapkan aturan-aturan itu yang bisa di aplikasikan. Aturan baik tapi susah untuk diterapkan ya hasilnya banyak pengusaha yang bandel. Pengusaha pengen ikut aturan tapi ada aturan yang tidak pas," katanya.

Sementara Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kota dan Kabupaten Bekasi, R. Abdullah, mengungkapkan, siapapun presidennya SPSI akan berikan support dengan catatan, presidennya berkomitemen membangun hubungan industrial yang harmonis dan dinamis.

"Siapaun presidennya kami baik baik saja, semoga presiden baru itu bisa melindung membela kesjahteraan pekerja dari Sabang sampai Merauke tentunya dengan tidak mengabaikan pertumbuhan dan pekembangab dunia usaha. Ya sesuai amat konstitusi bangsa-lah," paparnya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved