Breaking News:

Pilpres 2019

Wakil Ketua Persaudaraan Alumni 212 Bilang Pihak Ini Besok Harus Kalah di MK

WAKIL Ketua PA 212 Asep Syarifudin menegaskan, kehadiran jemaah yang menggelar aksi unjuk rasa, tak terkait dukungan terhadap salah satu pasangan.

Penulis: | Editor: Yaspen Martinus
WARTA KOTA/DWI RIZKI
Aksi unjuk rasa Persaudaraan Alumni (PA) 212 di depan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (26/6/2019). 

WAKIL Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Asep Syarifudin menegaskan, kehadiran para jemaah yang menggelar aksi unjuk rasa, tak terkait dukungan terhadap salah satu pasangan capres-cawapres.

Aksi digelar sejak sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Gambir, Jakarta Pusat, pada 14 Juni 2019.

Aksi yang bakal digelar hingga Kamis (27/6/2019) besok, katanya, untuk meyakinkan keputusan MK merupakan keputusan rakyat.

Polisi Tak Perlu Mundur dari Korps Bhayangkara Bila Terpilih Jadi Pimpinan KPK, Ini Dasar Hukumnya

"Di sini ada alumni 212 ya, angkat tangan tinggi-tinggi. Aksi ini dalam wadah gerakan kedaulatan rakyat untuk kemanusiaan."

"Siapa pun pemimpin yang terpilih adalah harus berdasarkan pilihan rakyat," ungkapnya kepada wartawan, seusai orasi di Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (26/6/2019).

"Kehadiran kita dari Jumat tanggal 14 sampai dengan sekarang aksi keenam, dan InsyaAllah besok kita pun akan datang ke tempat ini."

Dahnil Anzar Bilang Bambang Widjojanto Mirip Abraham Lincoln yang Lawan Vampir Pengisap Darah Rakyat

"Apakah ada kaitannya dengan 01-02? Tidak. Tapi kita sebagai umat beragama ingin pemimpin yang terpilih berdasarkan kedaulatan rakyat, bukan jongos asing dan aseng," tegasnya.

Dirinya berharap agar pihak yang telah menzalimi para ulama dan para pengkhianat bangsa yang kini diketahui sebagai kaki tangan pihak asing, kalah.

Para Alumni 212 pun mengajak seluruh lapisan bangsa untuk bergerak membela agama dan bangsa.

Ferdinand Hutahaean: Kecurangan Memang Ada, tapi Tak Mungkin Mendiskualifikasi Pasangan 01

"Yang harus kalah adalah siapa pun yang zalim dengan ulama dan kaki tangan asing."

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved