Pilpres 2019

Analisis Peneliti LIPI: Penembak Korban Tewas Kerusuhan 21-22 Mei Beraksi Sambil Tiarap

PENELITI Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Profesor Hermawan Sulistyo mengungkapkan analisisnya soal kerusuhan 21-22 Mei 2019.

tangkap layar Kompas TV
Pengamat politik Hermawan Sulistyo 

PENELITI Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Profesor Hermawan Sulistyo mengungkapkan analisisnya soal kerusuhan 21-22 Mei 2019.

Hal tersebut diungkapkan Hermawan Sulistyo saat ditemui Aiman, yang videonya diunggah di channel YouTube KOMPASTV, Senin (24/6/19).

"Polisi sebut ada sembilan orang meninggal saat kerusuhan, delapan orang karena senjata tajam, dan satu orang karena benda tumpul, dan mereka ditemukan di Petamburan."

Polisi Tak Perlu Mundur dari Korps Bhayangkara Bila Terpilih Jadi Pimpinan KPK, Ini Dasar Hukumnya

"Benarkah mereka tidak dieksekusi di Petamburan, melainkan di tempat lain kemudian mayatnya di-drop di Petamburan?" tanya Aiman.

Hermawan Sulistyo lantas menganalisis korban diduga dieksekusi di tempat lain.

"Dugaan Itu punya indikasi yang sangat kuat, karena tidak ada jejaknya. Kalau dieksekusi di tempat pasti ada saksi mata dan ribuan orang."

Dahnil Anzar Bilang Bambang Widjojanto Mirip Abraham Lincoln yang Lawan Vampir Pengisap Darah Rakyat

"Ini tidak ada informasinya, sangat tertutup sekali, enggak jelas," ujar Hermawan Sulistyo.

Hermawan Sulistyo lantas menganalisis luka korban yang seperti ditembak dengan luka miring.

Menurutnya, sang penembak sedang tiarap saat mengeksekusi.

Ferdinand Hutahaean: Kecurangan Memang Ada, tapi Tak Mungkin Mendiskualifikasi Pasangan 01

"Contoh nih, kelihatannya ditembak dari orang yang tiarap, karena sudut yang diambil dari bawah ke atas."

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved