Wisata

Trisakti Tourism Award, Mengangkat Potensi Wisata Daerah sebagai Sektor Unggulan Pendapatan Daerah

PESONA alam dan ragam budaya Indonesia memang menarik untuk dijelajahi lebih dalam. Inilah potensi wisata Indonesia yang perlu terus dikembangkan.

Trisakti Tourism Award, Mengangkat Potensi Wisata Daerah sebagai Sektor Unggulan Pendapatan Daerah
Wartakotalive.com/Mochammad Dipa
PARA dewan juri Trisakti Tourism Award saat konferensi pers Trisakti Tourism Award di Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta, Jumat (21/6/2019). 

“Ada yang punya pantai dengan pasir seputih gula pasir dan air yang jernih,” kata Sapta.

Dewan juri Trisakti Tourism Award foto bersama usai konferensi pers Trisakti Tourism Award di Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta, Jumat (21/6/2019).
Dewan juri Trisakti Tourism Award foto bersama usai konferensi pers Trisakti Tourism Award di Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta, Jumat (21/6/2019). (Wartakotalive.com/Mochammad Dipa)

Lebih responsif

Sementara, Ayu Dyah Pasha, juri lain dari Trisakti Tourism Award mengungkapkan, bahwa pemerintah kota atau kabupaten lebih responsif dan siap dengan destinasi wisatanya.

Hal ini dikarenakan lebih banyak peserta yang mendaftar dari pihak pemerintah kabupaten dan kota. “Dari pihak pemerintah Provinsi ada Sumatera Selatan yang mendaftar award ini. Untuk peserta asal kota dan kabupaten tersebar dari Sumatera sampai Papua dan NTT,” kata Ayu.

Inspirasi Soekarno

Sementara itu, Wiryanti Sukamdani pendiri dan ketua Trisakti Tourism Award, mengungkapkan bahwa nama Trisakti Tourism Award terilhami dari sebuah gagasan sang Proklamator Indonesia, Soekarno yaitu Semangat Trisakti yang dikemukakan pada tahun 1963.

Adapun isi dari konsep Trisakti tersebut adalah pertama berdaulat di bidang politik, kedua berdikari di bidang ekonomi, ketiga berkepribadian dalam budaya.

"Di mana dalam pariwisata kemudian diterjemahkan menjadi, berdaulat dalam politik maknanya adalah melalui pariwisata akan membangun karakter bangsa yang mempererat kerukunan anak bangsa dengan saling berkunjung," ungkap Yanti.

"Sementara dari aspek ekonomi berarti membangun ekonomi kerakyatan, sehingga memberi stimulasi ekonomi desa, lokal dan daerah, serta dari aspek budaya yang artinya melalui pariwisata, Indonesia tetap menjaga kearifan lokal, mengenalkan budaya, konservasi dan reservasi budaya," tambahnya.

Menurutnya, destinasi wisata begitu penting dalam industri pariwisata.

“Pariwisata dimulai dari destinasinya lebih dulu, lalu promosi, infrastruktur, dan SDM,” kata Yanti.

15 Pemenang dari 5 kategori

Trisakti Award menggunakan parameter yang telah disepakati bersama pada diskusi juri untuk menetapkan 15 pemenang dari lima kategori, yaitu wisata bahari, ekowisata, petualang, warisan budaya dan sejarah, serta kuliner dan belanja.

Halaman
1234
Penulis: Mochammad Dipa
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved