Pilpres 2019

Minta Pendukung 02 Turuti Imbauan Prabowo Jangan Demo, Luhut Panjaitan: Ini Bukan Negeri Satu Orang

Luhut Binsar Pandjaitan meminta pendukung Prabowo-Sandi menuruti imbauan tidak turun ke jalan, saat sidang putusan sengketa hasil Pilpres 2019.

Minta Pendukung 02 Turuti Imbauan Prabowo Jangan Demo, Luhut Panjaitan: Ini Bukan Negeri Satu Orang
Kompas.com/Fitria Chusna Farisa
Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan setelah menjalani pemeriksaan di Bawaslu, Jumat (2/11/2018). 

MENTERI Kordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta pendukung Prabowo-Sandi menuruti imbauan tidak turun ke jalan, saat sidang putusan sengketa hasil Pilpres 2019.

Prabowo Subianto, menurutnya, telah mengeluarkan imbauan kepada pendukungnya untuk tidak mengawal sidang putusan ke Gedung MK.

"Ya saya pikir nurut saja ya sama Pak Prabowo. Kan Pak Prabowo sudah menyampaikan begitu," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/6/2019).

Kubu Prabowo-Sandi Yakin dan Berdoa Gugatannya Dikabulkan Majelis Hakim MK

Luhut berharap sidang putusan MK dapat berjalan kondusif, dan tidak ada aksi yang melanggar aturan saat sidang putusan digelar.

"Harapannya semua tenang-tenang lah. Bagaimanapun negeri ini kan negeri kita ramai-ramai. Bukan negeri satu orang saja," tuturnya.

Luhut yakin bahwa sidang putusan sengketa Pilpres akan berjalan aman dan kondusif.

Sofyan Jacob Alami Jantung Bocor, Jadwal Pemeriksaan Lanjutannya Belum Jelas

Kedua kontestan Pilpres 2019, yakni Prabowo Subianto dan Joko Widodo, telah mengeluarkan imbauan. Keduanya juga menurut Luhut memiliki hubungan yang baik.

"Saya kira dengan kedewasaan kita semua, mestinya sih enggak ada masalah," ucapnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian melarang segala aksi demonstrasi digelar di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, saat putusan sengketa hasil Pilpres 2019.

Jelang Sidang Putusan MK, Pengamat: Jangan Tertipu Wajah Manis Hakim, Apalagi Marah-marahnya

Tito Karnavian mengaku telah memerintahkan Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono dan Kabaintelkam Komjen Agung Budi Maryoto, untuk tidak memberi izin kepada para pendemo.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved