Artis

Jarwo Kwat Terkejut Mendengar Penahanan Komedian Nurul Qomar Karena Dugaan Pemalsuan Ijazah

Jarwo Kwat terkejut mendengar penahanan Nurul Qomar karena dugaan memalsukan ijazah S2 dan S3 saat mencalonkan sebagai rektor.

Jarwo Kwat Terkejut Mendengar Penahanan Komedian Nurul Qomar Karena Dugaan Pemalsuan Ijazah
Tribunnews.com
Qomar 

Pelawak lawas Nurul Qomar (59) sedang berurusan hukum setelah diduga terlibat kasus pemalsuan dokumen ijazah S2 dan S3 terkait jabatannya sebagai Rektor Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS), Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, medio 2017.

Pentolan grup lawak legendaris '4 Sekawan' itu disebutkan telah ditetapkan oleh penyidik Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Brebes sebagai tersangka kasus tersebut dan kini dijebloskan di tahanan Markas Kepolisian Resor Brebes.

Penahanan pelawak Nurul Qomar itu membuat Jarwo Kwat (51) terkejut. Jarwo Kwat tidak menyangka kasus tersebut menjerat sahabatnya.

Jarwo kwat bersama anaknya
Jarwo kwat bersama anaknya (grid)

"Saya baru saja lihat dan membaca di grup WA (WhatsApp) PASKI (Persatuan Seniman Komedi Indonesia) tentang kasus (Nurul Qomar) itu. Saya kaget dan diinstruksikan ke sekjen untuk menanyakan hal tersebut," kata Jarwo Kwat saat dihubungi lewat sambungan telepon, Selasa (25/6/2019).

Sejauh ini Jarwo Kwat masih menunggu konfirmasi dari Nurul Qomar dan keluarganya terkait informasi yang diterimanya itu. "Saya belum mendapat kepastian lagi," ucapnya.

Setahu pria kocak kelahiran 23 Agustus 1967 itu, Nurul Qomar memang sedang menjabat sebagai rektor di salah satu universitas di Brebes, Jawa Tengah.

Ginanjar 4 Sekawan Mengaku Tidak Tahu Komedian Nurul Qomar Diduga Memalsukan Ijazah S2 dan S3

Nurul Qomar Dijemput Paksa Polisi dan Ditahan Dugaan Kasus Ijazah Palsu S2 dan S3

"Sejauh ini biasa-biasa saja. Bagi kami sebagai komedian, bangga juga melihat beliau sebagai rektor. Kan belum ada komedian yang menjadi rektor. Makanya begitu mendengar kabar yang kurang enak, ya kaget," jelas Jarwo Kwat.

Jika penahanan itu sudah pasti, sebagai Ketua PASKI, Jarwo Kwat akan menawarkan bantuan hukum ke Nurul Qomar.

"Saya harus cek dulu. Kalau benar, PASKI akan menawarkan pendampingan hukum. Kami punya divisi advokasi. Itu kalau Haji Qomar bersedia kami dampingi," kata Jarwo Kwat.

Jarwo Kwat Ajak Dua Putrinya ke Nikahan Kahiyang, Ternyata Cantik-cantik Banget

Secara tidak langsung, Jarwo Kwat tidak pernah menanyakan kuliah S2 hingga S3 yang dilakoni Nurul Qomar.

"Setahu saya, beliau kuliah S2 atau S3 sebagai persyaratan rektor," jelas Jarwo Kwat yang juga berencana menjenguk Nurul Qomar di tahanan jika informasi penangkapan tersebut benar.

Penulis: Luthfi Khairul Fikri
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved