Berita Video

VIDEO: Update PPDB Jakarta, Pendaftar di SMAN 78 Membeludak

"Tadi datang sekitar jam 8 lewat. Tadi udah antri pas saya datang saja, udah banyak yang nunggu. Ini saja saya dapat nomor antrian 80

Ratusan pendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA 78 Jakarta mengantri sejak pagi di hari pertama pendaftaran PPDB. Mereka mengantri lantaran takut tidak dapat masuk sekolah favorit yang di pilih.

Pantauan Wartakotalive.com beberapa pendaftar terlihat mengantri di lorong-lorong sekolah untuk menunggu mendapatkan token untuk aktivasi akun untuk memilih sekolah secara online mandiri.

Beberapa ruangan yang disediakan untuk memverifikasi berkas pun juga terlihat penuh, para operator sekolah juga terlihat nampak sibuk untuk memverifikasi berkas dan pencetakan akun siswa.

VIDEO: Update PPDB DKI Jakarta, Orangtua Datang Pagi-pagi ke SMPN 95 Tanjung Priok

VIDEO: Giant Cinere Mall Diserbu Pengunjung Menjelang Tutup Permanen

VIDEO: Ennichisai Festival Little Tokyo di Blok M Dijejali Ribuan Pengunjung

Orangtua siswa yang turut serta mendampi anaknya di hari pendaftaran PPDB di SMA 78 ini mengaku sejak pagi mengantri untuk mendaftarkan anaknya masuk sekolah.

"Tadi datang sekitar jam 8 lewat. Tadi udah antri pas saya datang saja, udah banyak yang nunggu. Ini saja saya dapat nomor antrian 80 baru dapat tafi jam 10an," kata Lilis, orangtua siswa, Senin (24/6/2019).

Dikatakan Lilis, ia memilih datang sejak pagi dikarenakan takut anaknya tidak mendapatkan tempat untuk bersekolah di SMA favorit seperti SMA 78 Jakarta Barat. Apalagi beredar isu jika kalo daftar pertama dapat prioritas lolos seleksi.

"Ya kita datang pagi takut gak lolos seleksi. Apalagi ada info katanya kalo daftar pertama dapat prioritas lolos seleksi ternyata ngak tadi udah disampaikan oleh pihak sekolah," katanya.

Selain itu hal serupa juga dikatakan oleh Neni (40) ia mengaku datang sejak pukul 08.30 tadi. Namun hingga saat ini, dirinya masih menunggu mendapatkan token untuk mengaktifkan akun.

"Belum tahu juga. Karena saya baru masuk gelombang kedua, jadi belum di panggil. Tadi datang jam 08.30 dapat nomor antrian 152," katanya.

Meski memasuki zonasi, ia mengaku keinginan anaknya untuk masuk sekolah favorit seperti SMA 78 dikarenakan banyak rekan orangtua temannya yang ikut mendaftar di sekolah ini. Sehingga hal itu dapat mengontrol anaknya jika sekolah disini.

VIDEO: Lebaran Jawara Digelar di Jaletreng Riverpark Tangerang Selatan

VIDEO: Padatnya MRT Saat HUT Jakarta

Ombudsman RI Sebut Pelaksanaan PPDB di DKI dan Jabar Langgar Permendikbud, Ini Alasannya

"Zonasi kita masuk sini. Ya karena banyak temen-temennya juga yang daftar disini jadi sekalian daftar bareng. Jadi kalo masuk sini bisa di kontrol karena banyak temennya yang dikenal juga sejak SMP," ujarnya.

Tak berbeda jauh, hal serupa juga dikatakan oleh Aziz (50) ia mengaku milih SMA 78 karena nilai Surat Keterengan Hasil Ujian (SKHU) anaknya memungkinkan untuk mendaftar di sekolah favorit.

"Belum dapat, saya juga masih nunggu karena antri ya, ya berharap bisa diterima anak saya sekolah disini," ucapnya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved