Mengembara Lintas Benua

Saat Dua 'Mobil Tua' Mercedes Benz Diizinkan Parkir Didepan Museum Mercedes Benz di Stutgart Jerman

Hanya dua 'mobil tua' Mercedes Benz dari Indonesia yang diizinkan memarkirkan kendaraannya didepan Museum Mercedes Benz di Stutgart, Jerman.

Saat Dua 'Mobil Tua' Mercedes Benz Diizinkan Parkir Didepan Museum Mercedes Benz di Stutgart Jerman
Dokumentasi Tim Mengembara Lintas Benua
Iip, Team Leader Mengembara Lintas Benua, menyerahkan plakat Mercedes Benz Club Banten untuk Mercedes Benz Museum Stutgart, Jerman, yang diterima Mr Padraic Lenehan. 

Mercedes Benz Museum Stutgart, Jerman.

Museum tersebut tidak hanya sekedar bangunan bersejarah yang menyimpan banyak cerita.

Darwin Nugraha bersama Tim Mengembara Lintas Benua menceritakan sepenggal perjalanannya mengendarai dua mobil pabrikan Mercedes Benz, Senin (24/6/2019) malam WIB ketika berada di perbatasan Jerman.

Peserta Mengembara Lintas Benua, dari kiri ke kanan: Darwin (filmmaker), Iip (tim leader), Restu Adiwiguna (komander), Adhy (road manager), Syafril (mechanic), Alan (observer) dan Elva (penulis).
Peserta Mengembara Lintas Benua, dari kiri ke kanan: Darwin (filmmaker), Iip (tim leader), Restu Adiwiguna (komander), Adhy (road manager), Syafril (mechanic), Alan (observer) dan Elva (penulis). (Dokumentasi Tim Mengembara Lintas Benua)

Mercedes Benz Museum Stutgart, Jerman, adalah sebuah museum yang tidak sekedar menyimpan koleksi mobil mercedes benz dari tahun ke tahun.

Museum tersebut mampu membawa setiap pengunjung melintasi kisah setiap jaman, sejak mesin satu silinder siap dipasarkan oleh pabrik otomotif tertua di dunia ini hingga ke masa depan transportasi dunia.

Lengkap dengan seting kondisi sosial politik yang mengubah jaman, mulai perang dunia, penemuan atom, individual era, hingga internet dan sosial media.

Hotman Paris Beri Hadiah Dua Mobil Mercedes Benz ke Asprinya

Joko Anwar: Parasite Dibikin Dewa Film Supaya Percaya Kekuatan Film dan Detox Nonton Film Buruk

Di Mercedes Benz Museum Stutgart itu, pengunjung tidak hanya sekedar menonton display mobil sebagai sebuah benda, namun ia menjadi benang merah kisah yang menembus ruang dan waktu.

Museum ini menjadi salah satu destinasi turing lintas negara yang diselenggarakan sebuah klub otomotif asal Banten, yaitu Mercedes Benz Club Banten.

Kegiatan yang bertajuk Mengembara Lintas Benua ini diikuti 7 orang peserta menggunakan dua buah kendaraan yaitu Mercedes Benz Seri 280 E tahun 1983 dan G 300 tahun 1995.

Dua mobil Merdeces Benz seri 280 E dan G 300 asal Indonesia yang melakukan perjalanan sejauh 42.000 kilometer dari Indonesia hingga Jerman ketika terparkir didepan Mercedes Benz Museum di Stutgart, Jerman.
Dua mobil Merdeces Benz seri 280 E dan G 300 asal Indonesia yang melakukan perjalanan sejauh 42.000 kilometer dari Indonesia hingga Jerman ketika terparkir didepan Mercedes Benz Museum di Stutgart, Jerman. (Dokumentasi Tim Mengembara Lintas Benua)

Sejak memulai perjalanannya dari halaman Masjid Agung Banten pada 20 Mei 2018, Tim Mengembara Lintas Benua telah melintasi 26 negara di 3 Benua dari total 52 negara yang akan mereka lintasi.

Halaman
123
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved