Isu Makar

Penangguhan Penahanan Dikabulkan, Eggi Sudjana Keluar Dari Tahanan Polda Metro Jaya Malam Ini

Pihak Polda Metro Jaya kabulkan permohonan penangguhan penahanan Eggi Sudjana, dan diketahui Eggi Sudjana keluar dari tahanan malam ini.

Penangguhan Penahanan Dikabulkan, Eggi Sudjana Keluar Dari Tahanan Polda Metro Jaya Malam Ini
Warta Kota/Budi Sam Lau Malau
Eggi Sudjana 

Alamsyah menjelaskan pidato Eggi Sudjana soal people power yang dipersoalkan dan dijadikab dasar tudingan makar dilakukan Eggi di Jalan Kertanegara yang merupakan rumah pribadi capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.

"Padahal dalam kasus makar harus ada perbuatan untuk menggulingkan pemerintahan yang sah. Lalu dimana lokasi pemerintah? Pemerintah itu kan di gedung-gedung pemerintah bukan di Kertanegera," katanya.

"Kalau pernyataan makar dasarnya dari ucapan atau pidato Eggi, itu gak bisa. Sebab kasus makar harus timbul dari perbuatan, bukan ucapan," kata Alamsyah.

Menurutnya jika ucapan atau pidato Eggi yang dipersoalkan, maka pasal yang menjeratnya bukan pasal makar.

"Tapi pasal penghinaan terhadap presiden," katanya.

Seperti diketahui Eggi Sudjana ditahan Polda Metro Jaya sejak Selasa (14/5/2019) malam dalam kasus dugaan makar.

Sebelumnya penyidik sudah menetapkan Eggi sebagai tersangka kasus makar.

Sebelumnya Eggi dilaporkan oleh Supriyanto, relawan dari Jokowi-Maruf Center (Pro Jomac) ke Bareskrim Polri pada Jumat (19/4/2019).

Eggi dilaporkan atas tuduhan penghasutan atas orasinya soal people power di Jalan Kertanegara 17 April lalu.

Laporan tersebut diterima polisi dengan nomor laporan LP/B/0391/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 19 April 2019.

Laporan kemudian dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Tak hanya itu, Eggi juga dilaporkan politisi PDIP, Dewi Tanjung ke Polda Metro Jaya, Rabu (24/4/2019) atas dugaan makar.

Dalam laporannya Eggi dituding berencana melakukan makar terkait seruan people power yang disampaikan melalui pidatonya.

Dewi membuat laporan serta membawa barang bukti berupa video Eggi Sudjana saat menyerukan people power.

Laporan teregistrasi dengan nomor LP/2424/IV/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus. Tindakan pidana yang dilaporkan adalah dugaan pemufakatan jahat atau makar.

Selain itu, Eggi juga dilaporkan atas dugaan melanggar UU ITE Pasal 107 KUHP juncto Pasal 87 KUHP atau Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved