Kasus Narkoba

Pemilik Home Industri Sabu di Kalideres Pernah Terlibat Kasus Narkoba

Pemilik Home Industri Sabu di Kalideres Pernah Terlibat Kasus Narkoba. Simak berita selengkapnya.

Pemilik Home Industri Sabu di Kalideres Pernah Terlibat Kasus Narkoba
Istimewa
ILUSTRASI Berbagai macam jenis narkoba 

MAGENDAR Wanto pemilik Home Industri Sabu di Kalideres pernah terlibat kasus narkoba sebelum kembali ditangkap Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat karena membuat sabu di dalam rumahnya.

Hal itu diungkapkan oleh pengurus RW 020 perumahan Citra 2, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, Rudy Irawan.

Ia mengaku saat itu Magendar digrebek sebagai pemakai narkoba.

"Dia pernah digerebek sekali waktu itu, ,ngak tau kapan saya lupa. Tapi hanya sebagai pemakai aja waktu itu, saya ngak tahu persis ceritanya tapi dia pernah juga digerebek," kata Rudi saat ditemui, Senin (24/6/2019).

Orangtua Murid Datang Pagi Demi Daftar Anak ke Sekolah di PPDB DKI Jakarta 2019

Pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman Masih Belum Puas Meski Menang Lawan Borneo FC

Bupati Bekasi Eka Tekankan Seluruh SKPD Selaraskan Program Prioritas Pembangunan

Meski tidak ditemukan barang bukti saat dilakukan pengrebekan oleh petugas kepolisian, Magendar Wanto pun akhirnya kembali dibebaskan. Namun rupanya aksi itu tidak membuatnya jera, hingga kembali berurusan dengan petugas kepolisian.

Berdasarkan keterangan yang didapat Rudi, saat proses pengrebekan yang terjadi pada Sabtu (22/6) lalu. Petugas meminta untuk melakukan pendampingan ke rumah tersangka. Tapi saat itu sempat pemilik rumah mencoba mengunci pintu.

"Pas pengrebekan yang keluar istrinya. Sempat pintu kawat ditutup. Nah ngak lama suaminya itu turun polisi langsung ngomong kalo kabur gue tembak istilahnya begitu," katanya.

Setelah petugas ke lantai 3, mereka mendapati beberapa barang bukti sabu dan beberapa peralatan yang digunakan untuk membuat sabu. Selanjutnya Magendar Wanto digelandang oleh pihak kepolisian.

Menurutnya, Magendar Wanto sudah hampir 10 tahun tinggal di rumah tersebut. Pelaku tinggal bersama istri, orangtua, dan juga beberapa anak-anaknya. Meski begitu ia mengaku kaget atas pengrebekan yang menimba warganya ini.

"Ya saya kaget, kok bisa ada pabrik sabu di sini, saya juga ngak tahu," ujarnya.

Usai Membersihkan Vihara, Seorang Perempuan Tewas Jatuh dari Lantai 8 Hotel GTM Balikpapan

Pemkot Bekasi Kasih Kesempatan Pengelola PLTSa di TPA Sumurbatu

VIDEO: Kesal Dibanding-bandingkan Dengan Mantan Pacar, Remaja ini Bunuh Tunangannya

Kurang Sosialisasi

Menurut beberapa warga sekitar sosok Magendar Wanto memang cenderung jarang bersosialisasi kepada warga sekitar meskipun sudah berpuluh tahun tinggal di perumahan tersebut.

"Orangnya memang jarang bersosialisasi. Jarang ngobrol juga sama tetangga, jadi paling kalo ngobrol itu sama istrinya aja, orangnya juga tertutup," kata Resti salah seorang warga.

Selain itu jika ada beberapa kegiatan di lingkungan sekitar, Magendar Wanto juga tidak pernah terlihat. Meski begitu warga juga tidak menyangka atas aksi pengrebekan pabrik sabu rumah di lingkungan wilayahnya.

"Kita biasa ada kumpul-kumpul kan di lingkungan sini, kadang pas tahun baru atas apa, cuma dia ngak pernah kelihatan. Jadi emang orangnya tertutup," katanya.

Viral! Video Pedagang Dimaki-Maki Pria Mengaku Aparat, Dengar Ucapan Melas si Pedagang

Kriss Hatta Menangis Karena Kecewa Hilda Vitria Khan Tidak Mengakui Pernikahannya di KUA Jatiasih

Persija Main di Stadion Wibawa Mukti, Julio Banuelos: Tak Masalah, Jakmania Akan Datang Mendukung

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved