Intip Penampilan Fany Octora, Gadis Muda yang Pernah Diceraikan Seorang Bupati Via SMS

Simak kondisi terkini Fany Octora, seorang gadis muda diceraikan seorang pejabat via SMS. Tapi kini, penampilan Fany Octora menjadi sorotan.

Intip Penampilan Fany Octora, Gadis Muda yang Pernah Diceraikan Seorang Bupati Via SMS
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Gadis Muda Menikah dengan Bupati lalu Dicerai via SMS, Kini Menjelma Wanita Cantik bak Artis 

Setelah lengser, Aceng Fikri terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 2014-2019.

Di pertengahan karir menjadi anggota DPD RI, Aceng Fikri lantas menjadi kader Hanura dan sempat menjabat Ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat.

Aceng Fikri lalu mendaftar menjadi caleg DPR RI pada Pemilu 2019 lalu, tapi langkah Aceng Fikri tampaknya harus terhenti.

Pasalnya Hanura diprediksi tak memenuhi ambang batas parliamentary threshold.

Lama tak terdengar kabarnya, mantan Bupati Garut Aceng Fikri kembali menghebohkan publik lantaran menggelar pesta pernikahan, Minggu (21/4/2019).

Seperti diketahui, Aceng Fikri sebelumnya sudah dua kali gagal dalam membina rumah tangga.

Foto dan video pernikahan ketiga Aceng Fikri inipun menjadi viral di media sosial (medsos) instagram.

Dilansir dari Tribun Jabar dalam artikel 'Mantan Bupati Garut Aceng Fikri Kembali Menikah, Kali Ini Persunting Mojang Bandung', Aceng Fikri dikabarkan meminang gadis asal Bandung bernama Siti Elina Rahayu.

Pesta pernikahan digelar di kediaman Aceng Fikri di Copong, Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota.

Dalam video yang diunggah akun instagram @bagas_mc, nampak Charly van Houten tengah menyanyi di acara pernikahan Aceng Fikri itu

Pesta pernikahan digelar cukup meriah. Aceng Fikri mengenakan jas berwarna hitam dibalut dasi merah. Sedangkan mempelai wanita menggunakan gaun dan hijab berwarna merah muda.

"Minggu, 21 April 2019
MC ke #53 di tahun 2019 
MC Resepsi
Siti Elina Rahayu, SE H. Aceng HM Fikri, S.Ag
Copong - Garut."

Untuk kedua mempelai saya ucapkan selamat menempuh hidup baru, semoga menjadi keluarga yang saqinah, mawaddah, warrohmah.

Mendapatkan keturunan yang sholeh serta sholeha, diberikan rejeki yang berkah dan melimpah, serta selalu didalam lindungan serta kasih sayang Allah SWT. Aamiin...," tulis akun @bagas_mc.

Kerabat Aceng Fikri pun membenarkan kabar pernikahan tersebut. Ia juga menyebut istri Aceng berasal dari Bandung.

"Iya tadi kang Aceng Fikri sudah melangsungkan akad nikah di kediamannya," ujar Wildan, kerabat Aceng Fikri saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (21/4/2019).

Kabar menikahnya Ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat itu ramai beredar di media sosial.

Pernikahan yang digelar empat hari setelah Pemilu 2019 itu juga tak terdengar publik.

Dilaporkan ke polisi

Aceng Fikri sempat dilaporkan Fani Oktora (18), remaja asal Kabupaten Garut yang dinikahi Aceng secara siri ke Polda Jabar pada 2012 lalu.

Seperti diketahui, pernikahan Aceng dengan Fani hanya berlangsung empat hari.

Fani diceraikan dengan alasan sudah tidak perawan.

Bupati Garut Aceng HM Fikri akhirnya berdamai dengan mantan istrinya, Fani Oktora (18).

Keduanya menjalani islah atau memperbaiki hubungan dengan berdamai di kediaman Fani, Cukang Galeuh, Limbangan, Garut, Jawa Barat, Rabu (5/12/2012) malam.

Hal itu disampaikan oleh kuasa hukum Aceng, Ujang Suja'i Toujiri, saat dihubungi, Rabu malam.

"Sudah islah dan damai. Disaksikan Fani, bapak dan ibunya juga. Mereka sudah sama persepsinya," ujar Ujang.

Ia menjelaskan, seusai rapat dengan DPRD, Aceng menghampiri keluarga Fani dan proses islah pun dilakukan sekitar pukul 18.00 hingga 21.30 malam ini.

Menurut Ujang, islah juga disaksikan langsung oleh orangtua Aceng dan tokoh masyarakat setempat. Ujang menegaskan, Aceng tidak jadi melaporkan balik Fani ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, yang sebelumnya akan ia lakukan pada Kamis (6/12/2012).

Menurutnya, Fani pun akan mencabut laporannya di Bareskrim.

"Kalau hari ini tidak ada islah, jadi ke Bareskrim. Fani juga akan mencabut laporannya, ternyata ini bisa diselesaikan secara komunikasi," kata Ujang.

Ujang mengatakan, Fani hanya menjadi korban pihak yang tidak menyukai Aceng.

Fani telah dimanfaatkan seseorang untuk menjatuhkan Aceng.

Dihubungi secara terpisah, kuasa hukum Fani, Suherman Kartadinata, membenarkan perdamaian tersebut.

Menurutnya, perdamaian tersebut awalnya datang dari keinginan Aceng yang menghampiri ke rumah Fani.

"Ya, benar, sudah terjadi perdamaian. Fani akan mencabut laporannya," ucapnya.

Setelah lulus dari salah satu SMA di Sukabumi, Jawa Barat, Fani dinikahi Aceng pada 16 Juli 2012 di rumah pribadi Aceng di Copong, Garut.

Baru empat hari pernikahan itu berjalan, Aceng menceraikannya langsung dengan talak tiga melalui pesan singkat (SMS).

Setelah lima bulan sejak perceraian itu, Fani melaporkan Aceng ke Bareskrim Polri pada Senin (3/12/2012) dengan empat pasal sangkaan, yakni Pasal 280 KUHP tentang Penghalang Perkawinan, Pasal 378 KUHP tentang Penipuan, Pasal 310 KUHP tentang Pencemaran Nama Baik, dan Pasal 335 KUHP tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan.

Sementara itu, Bupati Garut Aceng HM Fikri pernah mengatakan tidak menjatuhkan talak dan cerai kepada Fany Octora secara semena-mena.

Menurut dia, ada alasan di balik keputusannya itu.

Saat dihubungi Tempo, Senin, 3 Desember 2012, Aceng menjelaskan setidaknya ada tiga alasan dia menceraikan perempuan berusia 18 tahun itu.

“Saya bukan orang yang gampang mengeluarkan kata cerai,” ujarnya dilansir Tempo.co. “Saya sadar terlahir dari seorang perempuan.”

Aceng kemudian mengungkapkan alasan perceraiannya dengan Fany.

Pertama, kata dia, sudah tidak ada lagi kecocokan dalam hal yang sangat prinsipil. “Kami sudah tidak sejalan dan sulit mendapatkan titik temunya,” kata dia.

Aceng mencontohkan, sikap Fany berubah setelah ia menikahinya.

“Sebelum menikah ia sangat perhatian,” ujarnya.

Perhatian itu misalnya dengan menanyakan apakah Aceng sudah salat atau sudah makan.

“Tapi setelah menikah tidak lagi (mengingatkan),” ujarnya.

Alasan kedua, Aceng melanjutkan, ia merasa dibohongi. Sebelum menikah dengan Fany, Aceng mengaku memang meminta dicarikan pendamping hidup.

“Yang saya tahu, dia itu santriwati, akidahnya bagus. Jadi saya pikir ini orang baik, makanya saya mau,” ujarnya.

Namun, yang didapati Aceng justru kebalikannya.

Setelah menikah, Aceng mengatakan ternyata Fany tidak mondok (menginap di pondok pesantren), melainkan hanya sekolah di pesantren atau sama seperti bolak-balik dari rumah ke sekolah.

“Saya ditipu,” kata dia. Sebelumnya, Fany disebutkan menimba ilmu di Pondok Pesantren Babussalam, Desa Panembong, Kecamatan Bayongbong, Garut.

Alasan ketiga, menurut Aceng, adalah penyebab yang tak perlu diketahui publik.

Saat ditanya apakah ini soal Fany yang diduga sudah tidak perawan ketika menikah, Aceng menolak menjawab.

“Tak perlu saya sebutkan,” kata dia.

Kendati Aceng Fikri sudah berdamai dengan mantan istrinya, ia tetap dilengserkan oleh DPRD Kabupaten Garut karena kasus tersebut.

Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul "Dinikahi Pejabat Lalu Dicerai Lewat SMS Pasca 4 Hari, Wanita Ini Alami Nasib tak Terduga Setelahnya"

Berita Terpopuler:

 Galih Ginanjar Singgung Fairuz Bau Ikan Asin, Kenyataannya Kondisi Ini Memang Ada

 Kerap Curhat, 3 Oknum Guru Berhubungan Badan dengan Siswi di Kelas hingga Halaman Sekolah

 Gisella Anastasia Membantah Foto Mesranya Bersama Wijaya Saputra Sebagai Foto Prewedding

 3 Pria Tewas Dililit Ular Sanca Peliharaannya, Saat Memandikan dan Membelitkan di Tubuh Mereka

 Terungkap, Alasan Bang Yos Dukung Langkah Aparat dalam Kasus Mantan Danjen Kopassus Soenarko

Editor: Panji Baskhara
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved