Pilpres 2019

Penjelasan Lengkap Mahfud MD Soal Alat Bukti 02 di Sidang Sengketa Pilpres 2019 di MK

Analisa Mahfud MD Jelaskan Analisanya Soal Alat Bukti 02. Simak penjelasan selengkapnya di berita ini.

Penjelasan Lengkap Mahfud MD Soal Alat Bukti 02 di Sidang Sengketa Pilpres 2019 di MK
Youtube/TVOne
Mahfud MD 

Hairul Anas sendiri merupakan keponakan dari Mahfud MD.

Menurut Mahfud MD, apa yang disampaikan Hairul Anas dalam persidangan bukan lah alat bukti.

"Saksi Hairul Anas mengatakan di dalam TOT itu TKN mengatakan bahwa di dalam demokrasi itu biasa curang, saya kira itu bukan bukti, itu adalah konstatasi yang dikatakan oleh siapa saja," terangnya.

"Tapi yang bersangkutan sama sekali tidak bisa membuktikan apa betul dilatih untuk curang? itu kan hanya mengatakan bahwa pemilu banyak curang," jelasnya.

Terlepas dari hal itu, Mahfud MD menilai sidang sengketa pilpres secara umum berjalan lancar dan fair.

"Fair dalam pengertian hakim memberi kesempatan yang sama kepada semua pihak baik kepada pemohon, termohon, dan terkait," katanya.

Pura-pura Kehilangan, Pelaku Pembunuhan Wanita di Tangerang Sempat Ngeles

Kawal Anggaran Rp 40 Triliun, PLN Lakukan Pakta Integritas

Pura-Pura Kehilangan Kekasih, Pelaku Pembunuhan Wanita di Legok Tangerang Lontarkan Alibi Ini

"Saya meyakini hakim sekarang tinggal mengambil keputusan, keputusan itu harus diambil melalui sebuah rapat permusyawaratan hakim atau RPH. Di situ lah nanti akan diketahui oleh publik apa sih putusan MK terhadap kasus ini," sambungnya.

Di sisi lain, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun pun menilai jika alat bukti BPN dalam persidangan tidak kuat.

"Pertama gak kuat, kedua gak fokus," kata Refly Harun.

"Ini kan banyak sekali yang dipersoalkan, pertama soal formil dan materil, peryaratan calon termasuk Maruf Amin, lima kuliatatif itu pun ada cabangnya, lalu kuantitatif yang 52 persen juga banyak sekali cabangnya," tambahnya.

Halaman
1234
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved