Pilpres 2019

Penjelasan Lengkap Mahfud MD Soal Alat Bukti 02 di Sidang Sengketa Pilpres 2019 di MK

Analisa Mahfud MD Jelaskan Analisanya Soal Alat Bukti 02. Simak penjelasan selengkapnya di berita ini.

Penjelasan Lengkap Mahfud MD Soal Alat Bukti 02 di Sidang Sengketa Pilpres 2019 di MK
Youtube/TVOne
Mahfud MD 

SIDANG sengketa Pilpres 2019 terus menjadi sorotan. 

Bahkan para mantan Ketua Mahkamah Konstitusi pun ikut angkat bicara.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD dan Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menilai jika alat bukti tim hukum Prabowo-Sandi di sidang sengketa pilpres tidak kuat.

Wawancara Eksklusif Ayah Kandung Bayi Google: Nama Anak Saya Dibilang Unik

VIDEO: Ucapan Terima Kasih Eggi Sudjana Kepada Anggota DPR Sufmi Dasco Karena Bisa Keluar Tahanan

Striker Bhayangkara FC Flavio Beck Junior Bercokol di Puncak Klasemen Sementara Top Skorer Liga 1

Misalnya saja terkait klaim ada kesalahan angka yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurut Mahfud MD, klaim angka 52 persen untuk pasangan calon nomor urut 02 itu tidak dapat dibuktikan.

"Soal kuantitatif, klaim ada kesalahan angka yang ditetapkan, yang seharusnya 52 persen untuk paslon 02, 48 persen 01 itu sama sekali tidak dibuktikan, sehingga dengan demikian keputusan KPU tentang angka itu harus dianggap benar," ujar Mahfud MD seperti dilansir dari tayangan YouTube TVONE, Senin (24/6/2019).

Kemudian, lanjut Mahfud MD, pihak pemohon dalam hal ini kubu Prabowo-Sandi juga tidak dapat membuktikan secara langsung adanya dugaan pelanggaran terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

"Dalam catatan saya tidak ada yang secara langsung bisa dibuktikan oleh pemohon 02," katanya.

"Semua laporan atau indikasi kecurangan tetapi berapa dan di mananya siapa yang melakukan langsung kecurangan yang berpengaruh terhadap jalannya pemilu tidak terbuktikan," tambahnya.

VIDEO: Giant Wisma Asri Bekasi Ramai Menjelang Tutup, Warga Buru Diskonan

Pengiriman Paket JNE Naik 50 Persen Saat Ramadan dan Lebaran

Begini Kisah Minta Ijin Gisel ke Gading Saat Mau Bawa Gempi ke Australia Bareng Wijin

Tak hanya itu, Mahfud MD juga mengomentari kesaksian saki BPN, Hairul Anas.

Halaman
1234
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved