Revitalisasi Trotoar

Tak Hanya Dukung Pemprov Perlebar Trotoar, Pejalan Kaki Minta Ada Musik Tepi Jalan

"Nantikan trotoarnya sudah bagus. Jangan sampai kotor dan sempit karena dijajah PKL. Peraturannya harus lebih ketat. Kalau bisa kasih aja petugas

Tak Hanya Dukung Pemprov Perlebar Trotoar, Pejalan Kaki Minta Ada Musik Tepi Jalan
Wartakotalive.com/Anggie Lianda Putri
Dinas Bina Marga DKI Jakarta yang akan melakukan penataan ulang (revitalisasi) sejumlah trotoar di kawasan Jakarta Pusat. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Anggie Lianda Putri

WARTA KOTA, CIKINI - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga sedang merevitalisasi sejumlah trotoar di kawasan Jakarta Pusat.

Adapun trotoar diantaranya yakni di sekitar Halte Palang Merah Indonesia (PMI) Jalan Kramat Raya, Jalan Salemba Raya, Jalan Cikini Raya atau sekitar Cikini Coffe Shop, SMP Negeri 1 Jakarta, dan Stasiun Kereta Cikini, serta sekitar Jalan Pegangsaan Timur.

Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho mengatakan khusus untuk trotoar Jalan Cikini Raya, nantinya akan dipasang lantai Warna-Warni dan juga lukisan mural.

"Kita mau menata trotoar mulai dari yang jaraknya cuma 1 sampai 1,5 meter, menjadi 4 sampai 5 meter. Khusus Cikini, trotoarnya warna-warni dan ada gambarnya," kata Hari kepada Warta Kota, Minggu (23/6/2019).

Mengetahui hal tersebut, para pejalan kaki mengaku mendukung penuh pelebaran trotoar dikawasan ini.

Pasalnya trotoar di kawasan Cikini ini dinilai sudah usang dan wajar jika direvitalisasii.

"Bagus dong. Mendukung pastinya karena memang sudah harus diperbaiki. Ini banyak yg bergelombang, sudah kusam juga," kata Randy, salahseorang pejalan kaki.

Tak hanya diperbaiki, ia pun juga meminta musik tepi jalan seperti di jalan Sudirman.

Menurutnya hal itu sangat bagus dan bisa menghibur para pejalan kaki yang pulang bekerja.

Ia juga berpesan kepada Pemerintah, agar lebih ketat dalam menegakan peraturan terlebih untuk pedagang kaki lima (PKL) yang suka mangkal sembarangan.

"Nantikan trotoarnya sudah bagus. Jangan sampai kotor dan sempit karena dijajah PKL. Peraturannya harus lebih ketat. Kalau bisa kasih aja petugas pengamanan," kata Randy.

Rencananya trotoar sekitar Jakarta Pusat akan rampung pada Desember 2019 mendatang. (M16)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved