Sekjen PSSI Diangkat Jadi Wakil Presiden AFF, Suporter: AFF Tak Hargai Proses Hukum di Indonesia

Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria diangkat menjadi Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Asia Tenggara atau AFF.

Sekjen PSSI Diangkat Jadi Wakil Presiden AFF, Suporter: AFF Tak Hargai Proses Hukum di Indonesia
PSSI
Ratu Tisha Destria dan Indra Sjafri 

Sekretaris Jenderal atau Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria dipercaya menjabat Wakil Presiden AFF (Federasi Sepak Bola Asia Tenggara).

Ratu Tisha, Sekjen PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) yang sedang terlibat proses hukum terkait skandal match fixing atau pengaturan skor pertandingan, terpilih secara aklamasi sebagai Wakil Presiden AFF lewat Kongres Luar Biasa (KLB) AFF di Luang Prabang, Laos, Sabtu (22/6/2019) lalu.

Selain Ratu Tisha, jabatan Wakil Presiden AFF juga dipercayakan kepada Pangeran Sufri Bolkiah (Presiden Asosiasi Sepak Bola Nasional Brunei Darussalam) dan Lim Kia Tong (Presiden Federasi Sepak Bola Nasional Singapura).

Adapun seorang Wakil Presiden AFF lainnya, Dato Sri Francisco Kalbuadi Lay (Timor Leste), terpilih pada Maret lalu di Siem Reap, Kamboja. Mereka akan dilantik pada 8 November 2019 mendatang di Hanoi, Vietnam.

Sedangkan pos Presiden AFF ditempati Mayor Jenderal Khiev Sameth asal Kamboja. Pos Wakil Presiden AFF kosong setelah pengunduran diri Datuk Sri Zaw Zaw (Myanmar) dan Dato Haji Hamidin Haji Mohd Amin (Malaysia).

Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria menjawab pertanyaan wartawan usai memenuhi panggilan pemeriksaan Satgas Anti Mafia Bola di Jakarta, Jumat (28/12/2018). Ratu Tisha dimintai keterangan terkait kasus dugaan pengaturan skor dalam pertandingan Sepak Bola Liga 3 .
Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria menjawab pertanyaan wartawan usai memenuhi panggilan pemeriksaan Satgas Anti Mafia Bola di Jakarta, Jumat (28/12/2018). Ratu Tisha dimintai keterangan terkait kasus dugaan pengaturan skor dalam pertandingan Sepak Bola Liga 3 . (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj)

Penampakan Yamaha XMAX 250 Modif Berantakan dan Mesin Mental ke Belakang, Gara-Gara Honda Supra Fit?

3 Pria Tewas Dililit Ular Sanca Peliharaannya, Saat Memandikan dan Membelitkan di Tubuh Mereka

Pengunjung Padati Giant Wisma Asri Bekasi Jelang Penutupan

VIDEO: Giant Cinere Mall Diserbu Pengunjung Menjelang Tutup Permanen

VIDEO: Lebaran Jawara Digelar di Jaletreng Riverpark Tangerang Selatan

VIDEO: Ennichisai Festival Little Tokyo di Blok M Dijejali Ribuan Pengunjung

Namun, pengangkatan itu dikritisi Ketua Umum Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI), Ignatius Indro. Menurutnya, AFF tidak menghargai proses hukum di Indonesia.

"Itu artinya AFF tidak menghargai proses hukum terhadap Ratu Tisha yang sedang berlangsung di Indonesia. Ini tamparan keras bagi pemerintah dan rakyat Indonesia, khususnya lembaga peradilan," kata Indro di Jakarta, Minggu (23/6/2019).

Selain tidak menghargai Indonesia, lanjut Indro, AFF juga tidak memberikan dukungan konkret terhadap perkembangan sepak bola di Indonesia.

"Indonesia perlu mengajukan protes ke AFF agar yang bersangkutan (Ratu Tisha) tidak dilantik," ucap Indro.

Intip Dua Moge Baru KTM di JFK 2019, Ini Spesifikasi dan Harga KTM 790 Duke dan KTM 790 Adventure

Penataan Rute, Bandar Udara Kertajati Majalengka Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Baru

TERUNGKAP! Dugaan Penyebab Supermaket Giant Bakal Ditutup Hingga Menggelar Diskon Besar-Besaran

Sementara itu, Koordinator Save Our Soccer (SOS) Akmal Marhali menyesalkan dipilihnya Ratu Tisha sebagai salah satu Wakil Presiden AFF.

Halaman
12
Editor: Eko Priyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved