Film

Lola Amaria Garap Film Kisah Hidup Peraih 2 Medali Emas Panjat Dinding Indonesia di Asian Games 2018

Perjalanan hidup dan karir Aries Susanti Rahayu yang mendapatkan 2 medali emas di Asian Games 2018 difilmkan sutradara dan aktris Lola Amaria.

Warta Kota/Heribertus Irwan Wahyu Kintoko
Lola Amaria berbincang di Restoran Nasi Pedes, Jalan Cipete Raya, Jakarta Selatan, Jumat (21/6/2019) malam. 

Aktris dan sutradara Lola Amaria (41) hanya ingin terus berkarya dan membuat film meski diakuinya jumlah penonton film-filmnya belum ada yang box office.

Setelah Lima (2018) yang salah satunya dibintangi oleh bintang film cantik Prisia Nasution, Lola Amaria tengah menantikan film terbarunya diputar di bioskop negeri ini.

Lola Amaria memberi judul film garapan terbarunya dengan 6,9 Detik.

Aries Susanti Rahayu.
Aries Susanti Rahayu. (Dokumentasi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI))

Mengapa judul tersebut yang dipilih Lola Amaria?

"6,9 Detik itu waktu yang dicetak Aries Susanti Rahayu di ajang Asian Games 2018," kata Lola Amaria berbincang santai di Restoran Nasi Pedes, Jalan Cipete Raya, Jakarta Selatan, kemarin.

Aries Susanti Rahayu adalah atlet nasional dari cabang olahraga panjat tebing asal Grobogan, Jawa Tengah, yang berjaya di Asian Games di Jakarta-Palembang tahun lalu.

Hampir Setiap Setahun Membuat Film, Lola Amaria Mengakui Jumlah Penontonnya Tidak Pernah Banyak

Lola Amaria Putar Film Lima di Wellington Selandia Baru

Di pesta olahraga para atlet se-Asia tersebut, Aries Susanti Rahayu menyumbangkan 2 medali emas dari panjat tebing untuk Indonesia.

Tidak hanya 2 medali emas untuk negaranya, catatan waktu 6,9 detik kategori speed climbing performa dengan tebing setinggi 20 meter itu membuat Aries Susanti Rahayu mampu memecahkan rekor dunia panjat tebing.

"Kisah hidup dan prestasi Ari Susanti Rahayu sangat menginspirasi. Itu alasan mengapa saya tertarik mengangkat kisah hidupnya ke film," kata Lola Amaria.

Aries Susanti Rahayu ketika meraih medali emas di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
Aries Susanti Rahayu ketika meraih medali emas di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. (Dokumentasi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI)/Febri Hari)

Jauh sebelum menjadi atlet nasional cabang panjat tebing, Ari Susanti Rahayu kecil menerima cacian dan makian dari teman-teman seusianya.

Halaman
12
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved