Karyawati Swasta Tewas di Kamar Kos di Bangka, Polisi Tidak Temukan Tanda Kekerasan

"Saksi hanya membuka sedikit pintu korban, dan melihat tangan dan kaki, namun tidak berani meneruskan dan melihat ke dalam," ujar Kompol Suharyono, Mi

Karyawati Swasta Tewas di Kamar Kos di Bangka, Polisi Tidak Temukan Tanda Kekerasan
Tribunnews.com
Ilustrasi 

Minggu (23/6) siang warga dikejutkan dengan penemuan seorang mayat perempuan di kamar kost Jalan Bangka II No. 50 Rt 02/03 Kelurahan Pela Mampang Prapatan, Jakarta Selatan .

Perempuan itu diketahui bernama Indah Purdianti, 31 tahun, bekerja sebagai karyawati wasta.

Kasubag Humas Polrestro Jakarta Selatan, Kompol Suharyono mengungkapkan, korban pertama kali ditemukan pada pukul 10.00 Wib tetangga sebelah kamar korban bernama Hatifatun Zuhrawiya (34).

"Saksi hanya membuka sedikit pintu korban, dan melihat tangan dan kaki, namun tidak berani meneruskan dan melihat ke dalam," ujar Kompol Suharyono, Minggu (23/6).

VIDEO: Giant Cinere Mall Diserbu Pengunjung Menjelang Tutup Permanen

VIDEO: Lebaran Jawara Digelar di Jaletreng Riverpark Tangerang Selatan

VIDEO: Ennichisai Festival Little Tokyo di Blok M Dijejali Ribuan Pengunjung

Saksi kemudian memberitahukan kepada warga lain termasuk ketua RT setempat.

Selanjutnya keadaan isi kamar dilihat secara utuh pertama kali oleh keamanan Rt bernama Sujoko. Joko melihat korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa," imbuhnya.

Menurut keterangan sepupu, Suhesti (48), korban beberapa hari sebelumnya menghubunginya dan memberitahukan bahwa ia sedang sakit.

"Korban kepada sepupunya itu mengaku sudah lama menderita penyakit maag akun," imbuh Kompol Suharyono.

Kompol Suharyono menambahkan, berdasarkan pemeriksaan tim identifikasi Satreskrim Polres Metro Jaksel, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah.

Selanjutnya Korban di bawa ke Rumah sakit Fatmawati.

"Dan hasil permohonan dari pihak meluarga kandung yamg berada di Tegal Jateng, diwakili saudara sepupu korban, tidak menghendaki korban dilakukan Otopsi Jenazah disertai dengan pembuatan surat pernyataan. Selanjutnya Korban akan dimakamkan di kampung halamannya," tandas Kompol Suharyono.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved