Tiga Persen Anggota TNI Terpapar Radikalisme, Hendropriyono Singgung Berubahnya Sumpah Prajurit

MANTAN Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono mengatakan, banyak hal yang berubah dalam tubuh TNI, khususnya sumpah prajur

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota
Ilustrasi personel TNI 

MANTAN Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono mengatakan, banyak hal yang berubah dalam tubuh TNI, khususnya sumpah prajurit.

Hal itu ia sampaikan saat sambutan dalam acara halalbihalal di depan Purnawirawan TNI, di The Dharmawangasa, Jakarta Selatan, Jumat (21/6/2019).

"Buat kita melihat sekarang ini, dengan waktu kami dulu yang masih aktif, banyak yang beda," ujar Hendropriyono.

Tiga Persen Anggota TNI Terpapar Radikalisme, Agum Gumelar Bilang karena Netralitas Disalahartikan

"Banyak yang aneh-aneh, selain UUD-nya beda, UU-nya juga ganti, sumpah prajuritnya juga berubah."

"Karena itu ada satu pesan dari pendiri bangsa kita, kalau pada suatu hari kita bingung ke mana sebetulnya jalan revolusi ini, kembali lah kepada hasil penderitaan rakyat, yaitu Pancasila UUD 1945," tuturnya.

Untuk itu, di dalam acara halalbihalal itu, ada pembacaan pernyataan sumpah prajurit versi asli.

Warga Karawang Ini Cari Uang Halal di Tengah Keriuhan Puncak Perayaan HUT ke-492 Kota Jakarta

Pembacaan itu dipimpin oleh Jenderal (Purn) Try Sutrisno.

"Karena itu kita di sini sesuai skop kita nanti yang akan dipimpin oleh Pak Try Sutrisno, untuk mengenang kembali bagaimana sumpah prajurit yang memang kita hafal di luar kepala."

"Ini benar atau salah, yang berubah atau yang aslinya yang salah. Masa asli bisa salah? Jadi supaya kita mengingat kembali yang aslinya," kata Hendropriyono.

Ini Dua Pesan Soenarko untuk Kivlan Zen Sebelum Tinggalkan Rutan Guntur

Hendropriyono tidak mempermasalahkan berubahnya sumpah prajurit.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved