KPAI Berikan Penilaian Jakarta Memiliki Nilai Sangat Baik Bertepatan HUT DKI Jakarta

Pihaknya menempatkan DKI Jakarta di atas provinsi lainnya di Indonesia, khususnya penyelesaian masalah yang melibatkan anak di bawah umur.

KPAI Berikan Penilaian Jakarta Memiliki Nilai Sangat Baik Bertepatan HUT DKI Jakarta
CBR Government
Ilustrasi tingkat kekerasan di Jakarta dinilai mengalami penurunan dan dinilai sangat baik. 

Kota Jakarta yang kini menginjak usia 492 tahun dinilai Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti mengalami kemajuan besar dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Hal tersebut ditunjukkan dari sejumlah kebijakan serta partisipasi masyarakat yang menyentuh lapisan bawah.

Oleh karena itu, pihaknya menempatkan DKI Jakarta di atas provinsi lainnya di Indonesia, khususnya penyelesaian masalah yang melibatkan anak di bawah umur.

"Jika dibandingkan dengan daerah lain, Jakarta memiliki nilai sangat baik. Kami melihat dari adanya layanan pendampingan dalam segi hukum hingga psikologis bagi anak," ungkapnya dihubungi pada Sabtu (22/6/2019).

Penyerangan di Galaxy Bekasi Mengakibatkan Satu Orang Tewas Ditembak Lima Lainnya Luka Serius

Layanan pengaduan pun lanjutnya, tidak hanya dibuka pada tingkat kecamatan maupun Ruang Terpadu Ramah Anak (RPTRA) semata, layanan juga dibuka selama 24 jam. Hal tersebut menjadi nilai tambah bagi DKI Jakarta dalam upaya perlindungan terhadap anak.

"Pos pengaduan cepat tanggap yang siap 24 jam yang berada di Kecamatan dan RPTRA menjadi layanan utama dalam upaya perlindungan terhadap anak. Layanan tersebut juga meningkatkan kesadaran masyarakat guna mencegah kekerasan terhadap anak," jelasnya.

Kesadaran masyarakat terhadap aspek perlindungan terhadap anak katanya secara langsung menekan adanya kasus kekerasan terhadap anak. Sebab, banyak kasus kekerasan terhadap anak kini terbuka, tidak seperti pada beberapa periode sebelum tahun 2012.

Sejumlah Pengaduan Terkait Proses PPDB 2019 yang Diterima KPAI

"Penurunan (kekerasan terhadap anak) sangat signifikan, sekarang ini masyarakat tidak segan untuk mengadukan hal yang dinilainya sebagai bentuk kekerasan terhadap anak. Kesadaran ini yang membedakan mengapa masyarakat di Jakarta dan daerah lain memiliki data yang berbeda," ungkapnya.

Era Jokowi

Penurunan kekerasan terhadap anak dijelaskannya terlihat signifikan pada era kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo yang berlanjut kepada Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sejak tahun 2012.

Tren positif tersebut dikarenakan masif dan tersebarnya RPTRA di seluruh Ibu Kota. Lewat RPTRA tersebut, sosialisasi hingga ruang bermain anak semakin luas, sehingga sejumlah kasus kekerasan terhadap anak yang sebelumnya terjadi dapat ditekan lewat beragam kegiatan positif, baik baik orangtua dan anak.

"Program berkelanjutan sejak tahun 2012, era Gubernur Jokowi (Joko Widodo) tidak bisa kita pungkiri sangat baik."

"Hal ini bisa dilihat perbedaan antara sebelum dan sesudahnya, angka kepedulian dan pemenuhan hak anak mengalami peningkatan positif," katanya.

Mantan Istri Jenguk Putra Pertama Tommy Kurniawan dan Lisya Nurrahmi Sebagai Wujud Saling Dukung

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved