LRT Jakarta

Ini Alasan Gubernur DKI Jakarta Kenapa LRT Belum Bisa Beroperasi Komersial

Anies mengatakan, masih ada beberapa surat di internal pemerintahan harus diselesaikan untuk bisa mengoperasikan LRT Jakarta secara komersial.

Ini Alasan Gubernur DKI Jakarta Kenapa LRT Belum Bisa Beroperasi Komersial - tiket-uji-coba-lrt-jakarta.jpg
Warta Kota/Ika Chandra Viyatakarti
Calon penumpang LRT Jakarta menunjukkan tiket yang digunakan saat memasuki pintu otomatis dmuri Stasiun Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, pada masa uji coba publik yang dimulai 11 Juni 2019.
Ini Alasan Gubernur DKI Jakarta Kenapa LRT Belum Bisa Beroperasi Komersial - peron-stasiun-lrt-velodrome-rawamangun.jpg
Warta Kota/Ika Chandra Viyatakarti
LRT Jakarta selama masa uji coba publik melayani lima stasiun, yakni Stasiun Velodrome, Equastrian, Pulomas, Boulevard Selatan, dan Boulevard Utara.
Ini Alasan Gubernur DKI Jakarta Kenapa LRT Belum Bisa Beroperasi Komersial - kereta-ringan-lrt-jakarta.jpg
Warta Kota/Ika Chandra Viyatakarti
Warga menjajal kereta ringan LRT Jakarta dengan rute Velodrome Rawamangun hingga Kelapagading pada masa uji coba publik yang akan berlangsung hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum menentukan kapan moda transportasi LRT Jakarta beroperasi secara komersial.

Anies mengatakan, ada beberapa kendala yang harus diselesaikan.

Beberapa kendala itu  menjadi alasan LRT fase pertama dengan rute Velodrome-Kelapagading itu belum beroperasi secara komersial bagi warga Jakarta.

"(Kendalanya) lebih terhadap penataan governance, sampai tuntas baru kita buka," kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Sabtu (22/6/2019), seperti dilansir Kompas.com.

Anies menambahkan, masih ada beberapa surat di internal pemerintahan yang juga harus diselesaikan untuk bisa mengoperasikan LRT Jakarta secara komersial.

Uji Coba Publik LRT Jakarta Diperpanjang, Calon Penumpang Tak Perlu Registrasi Online

Evaluasi Uji Coba Publik LRT Jakarta, Penumpang Di Bawah Target

LRT Jakarta saat ini memasuki masa uji coba publik yang dimulai pada 11 Juni lalu. 

Sampai 20 Juni, setelah 10 hari uji coba publik PT LRT Jakarta mencatat 76.825 orang telah menjajal moda transportasi itu. 

GM Operasi dan Pelayanan PT LRT Jakarta Aditya Kesuma Negara menganggap  antusiasme warga untuk menggunakan kereta ringan  itu cukup tinggi selama masa uji publik itu.

Rata-rata jumlah penumpang LRT Jakarta per hari  selama masa uji coba publik adalah 9.000 orang.

Kini Masyarakat Dapat Menikmati LRT Jakarta Tanpa Registrasi

HUT ke-492 Kota Jakarta, Anies Baswedan Bilang Betawi Jadi Penyedia Platform Persatuan

Namun, angka tersebut masih di bawah target jumlah penumpang LRT Jakarta yaitu 14.225 penumpang per hari.

Direktur Utama PT LRT Jakarta Allan Tandiono mengatakan, masa uji coba LRT Jakarta akan diperpanjang sampai batas waktu yang tak ditentukan. 

Ia mengatakan, perpanjangan masa uji publik itu merupakan salah satu persiapan sebelum operasi komersial LRT Jakarta.

Namun, Allan belum bisa memastikan kapan kereta ringan rute pertama itu akan beroperasi komersial karena masih menunggu persetujuan Gubernur DKI Jakarta. 

Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved