Kasus Narkoba

Sekali Selundupkan Sabu dan Ekstasi ke Indonesia, Satu Kelompok Diupah Rp200 Juta

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan dari mereka diketahui ketiganya yang merupakan satu kelompok dibayar Rp 200 Juta

Sekali Selundupkan Sabu dan Ekstasi ke Indonesia, Satu Kelompok Diupah Rp200 Juta
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Tiga orang anggota sindikat narkoba yang berhasil diringkus di Jalan Ahmad Yani, Desa Sei Limau, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Minggu, (16/6/2019) sekitar pukul 05.00 dihadirkan pada rilis di Mapolda, Jumat (21/6). Mereka mengaku dibayar Rp 200 Juta dalam sekali beraksi menyelundupkan sabu dari Malaysia ke Indonesia. 

SEMANGGI, WARTAKOTALIVE.COM -- Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bersama Polda Kalbar dan Polres Singkawang berhasil mengungkap penyelundupan sabu dan ekstasi asal Malaysia oleh sindikat narkoba jaringan internasional.

Tiga orang anggota sindikat berhasil diringkus di Jalan Ahmad Yani, Desa Sei Limau, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Minggu, (16/6/2019) sekitar pukul 05.00.

Mereka adalah EB alias Boy, IT alias Lay dan R alias Yus.

Dari tangan mereka disita sabu sebanyak 10.502 gram atau sekitar 10,5 Kg dan ekstasi sebanyak 369 butir. Total nilainya sekitar Rp 11 Miliar lebih.

Ini Dia Ramalan Zodiak Sabtu 22 Juni 2019 Scorpio Jengkel, Aries Senang, Capricorn Dapat Hari Baik

Penderita Tumor Otak Gugun Gondrong Sudah Normal tapi Masih Sering Lupa

Cerita Pilu Dul Jaelani, Minggat dan Ditolak Dhani dan Maia

Bikin Geger Para Pelayat, Jenazah Bayi Bergerak-gerak saat Mulai Ditimbun Tanah di Liang Lahat

Ribuan Warga Menikmati Kenduri 1.000 Tumpeng di Haul Bung Karno ke-49 di Kota Blitar

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan dari mereka diketahui ketiganya yang merupakan satu kelompok dibayar Rp 200 Juta dalam sekali beraksi menyelundupkan sabu dari Malaysia ke Indonesia.

"Mereka diupahi Rp 200 Juta jika berhasil membawa atau menyelundupkan sabu dari Malaysia ke Indonesia. Uang Rp 200 Juta itu untuk tiga orang ini yang merupakan satu kelompok," katanya.

Menurut Argo dari pengakuan tersangka mereka sudah 6 kali beraksi menyelundupkan narkoba jenis sabu dari Malaysia ke Indonesia yakni melalui Pontianak lalu ke Pulau Jawa dan Bali sejak akhir 2018.

"Pengakuannya sudah 6 kali beraksi dan berhasil menyelundupkan narkoba jenis sabu dan ekstasi asal Malaysia ke Indonesia. Jumlah narkobanya bervariasi setiap kali penyelundupan, mulai dari 4 kg dan yang terbesar yang kami ungkap Juni ini yakni 10,5 Kg sabu dan ekstasi 369 butir," papar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (21/6/2019).

Gara-gara Ditarik Leasing, Dua Kelompok Sempat Bersitegang di Pamulang

Meski begitu kata Argo, penyidik tidak serta merta percaya dan masih akan mendalami lebih jauh. "Sebab tak menutup kemungkinan mereka sudah lebih dari 6 kali menyelundupkan sabu dari Malaysia ke Indonesia," katanya.

Argo menjelaskan sindikat narkoba ini menyelundupkan sabu dan ekstasi dari Malaysia dengan modus ship to ship atau dari kapal kayu ke kapal kayu lainnya di perairan lepas di Pantai Gosong, Kalimantan Barat, yang merupakan wilayah perbatasan dengan Malaysia.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved