Kasus Narkoba

Polda Metro Ungkap Sindikat Narkoba Internasional, Sita 10 Kg Sabu dan 369 Butir Ekstasi

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bersama Polda Kalbar dan Polres Singkawang berhasil mengungkap penyelundupan sabu dan ekstasi asal Malaysia oleh sindik

Polda Metro Ungkap Sindikat Narkoba Internasional, Sita 10 Kg Sabu dan 369 Butir Ekstasi
Warta Kota
Rilis pengungkapan jaringan narkoba Malaysia 

SEMANGGI, WARTAKOTALIVE.COM -- Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bersama Polda Kalbar dan Polres Singkawang berhasil mengungkap penyelundupan sabu dan ekstasi asal Malaysia oleh sindikat narkoba jaringan internasional.

Tiga orang anggota sindikat berhasil diringkus di Jalan Ahmad Yani, Desa Sei Limau, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Minggu, (16/6/2019) sekitar pukul 05.00.

Mereka adalah EB alias Boy, IT alias Lay dan R alias Yus.

Dari tangan mereka disita sabu sebanyak 10.502 gram atau sekitar 10,5 Kg dan ekstasi sebanyak 369 butir. Total nilainya sekitar Rp 11 Miliar lebih.

Ini Dia Ramalan Zodiak Sabtu 22 Juni 2019 Scorpio Jengkel, Aries Senang, Capricorn Dapat Hari Baik

Penderita Tumor Otak Gugun Gondrong Sudah Normal tapi Masih Sering Lupa

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebutkan sindikat narkoba ini menyelundupkan sabu dan ekstasi dari Malaysia dengan modus ship to ship atau dari kapal kayu ke kapal kayu lainnya di perairan lepas di Pantai Gosong, Kalimantan Barat, yang merupakan wilayah perbatasan dengan Malaysia.

"Mereka memilih perairan lepas di perbatasan Malaysia dan Kalbar untuk menyelundupkan narkoba, karena wilayah itu jarang terdeteksi," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (21/6/2019).

Bahkan kata Argo, ketiga orang sindikat narkoba ini menggunakan 3 HP satelit khusus untuk berkomunikasi yang juga dilengkapi GPS.

Cerita Pilu Dul Jaelani, Minggat dan Ditolak Dhani dan Maia

Bikin Geger Para Pelayat, Jenazah Bayi Bergerak-gerak saat Mulai Ditimbun Tanah di Liang Lahat

Komunikasi untuk menentukan posisi kapal kayu saat berada di perairan lepas saat mendistribusikan narkoba.

"Narkotika mereka bawa dari Malaysia mengunakan kapal kayu. Narkoba dikemas dengan alumunium foil dan ditaruh dalam tas besar. Tas ini kemudian diselundupkan dari kapal ke kapal melewati jalur laut dari Malaysia ke Pontianak dan tujuannya, Jawa dan Bali. Mereka ini adalah sindikat narkoba jaringan internasional," papar Argo.

Menurut Argo, pengungkapan sindikat narkoba ini merupakan hasil pengembangan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya atas kasus sebelumnya.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved