Komoditas Pangan

Pascalebaran Harga Pangan di Jakarta Utara Relatif Stabil

Jajaran Pemerintah Kota Jakarta Utara melakukan peninjauan dan pengawasan harga pangan pascalebaran di Pasar Koja Baru, Koja, Jakarta Utara, Jumat (21

Pascalebaran Harga Pangan di Jakarta Utara Relatif Stabil
WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN
Foto harga kebutuhan pokok di Pasar Koja Baru, Koja, Jakarta Utara cenderung stabil meski ada yang mulai mengalami kenaikan. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Junianto Hamonangan

KOJA, WARTAKOTALIVE.COM -- Jajaran Pemerintah Kota Jakarta Utara melakukan peninjauan dan pengawasan harga pangan pascalebaran di Pasar Koja Baru, Koja, Jakarta Utara, Jumat (21/6). 

Pada kesempatan itu peninjauan dilakukan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Utara Suroto, Camat Koja Ade Himawan, pengelola Pasar Koja Baru dan unsur lainnya. 

Setelahnya Suroto dan pejabat lainnya menyusuri kios-kios yang ada dan berdialog dengan sejumlah pedagang yang menjual daging, telor, sayuran, beras dan lainnya. 

“Kami datang ke sini untuk mengetahui harga pangan pascalebaran,” ujar Suroto, Jumat (21/6). 

Suroto menambahkan setelah dilakukan pengecekan dan berdialog dengan pedagang, ada harga pangan yang mengalami penurunan seperti daging sapi dan ayam. 

“Kalau harga telor ayam ada kenaikan dari Rp 23 ribu menjadi Rp 25 ribu. Sedangkan sayuran, beras dan yang lainnya relatif stabil,” ujar Suroto. 

Menurut Suroto, Pasar Koja Baru termasuk salah satu tolak ukur pasar tradisional di Jakarta Utara sehingga layak dipilih jadi lokasi peninjauan harga pangan pascalebaran.

Pemeriksaan produk hasil pangan peternakan, perikanan dan pertanian juga dilakukan dimana sampel diambil dari lima pasar yaitu Sindang, Rawa Badak, Lontar, Tugu Utara dan Koja. 

“Ini semua dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ungkap Suroto.

Pengujian produk hasil pangan masih berlangsung dan belum diketahui hasilnya. Pengujian dilakukan di mobil laboratorium keliling Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta. 

“Untuk keamanan pangan masih dilakukan pemeriksaan kalau terindikasi tidak aman maka akan langsung diproses,” ujar Suroto. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved