Pilpres 2019

Sindiran Nyelekit Professor TI Untuk Keponakan Mahfud MD Soal Robot Pemantau Situng KPU

Sindiran Nyelekit Professor TI Untuk Keponakan Mahfud MD Soal Robot Pemantau Situng KPU. Simak selengkapnya.

Sindiran Nyelekit Professor TI Untuk Keponakan Mahfud MD Soal Robot Pemantau Situng KPU
kolase tribun jabar/capture gerindraTV / tangkapan layar youtube Mahkamah Konstitusi
Keponakan Mahfud MD dan saksi ahli KPU RI Marsudi Wahyu Kisworo. 

SEBUAH sindiran cukup nyelekit datang dari professor bidang teknologi informasi pertama di Indonesia yang tampaknya ditujukan bagi keponakan Mahfud MD.

Sindirian ini terkait robot pemantau situng KPU yang dahulu pernah digembor-gemborkan oleh Hairul Anas Suaidi, keponakan Mahfud MD.

Dilansir tribunnews.com, nama Hairul Anas Suaidi menjadi sorotan setelah tampil dalam acara Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).

Putra Mahkamah Agung Meninggal Dunia Saat Touring Moge di Namibia, Simak Video Touringnya di Afrika

VIDEO: Mobil Mewah Jeep Rubicon Terbalik Gara-gara Jambret di Jakarta Selatan

10 Wanita Cantik Finalis Miss Jakarta Fair 2019 Ikut Donor Darah

Di depan paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Anas mempresentasikan soal 'robot' pemantau Situng KPU.

Dalam presentasinya, Anas menjelaskan soal screen monitoring yang ia sebut sebagai robot ciptaannya.

Robot ciptaannya mampu memotret laman Situng KPU dari menit ke menit, dari data tingkat nasional hingga TP.

"Ini adalah layar-layar KPU yang saya potret dari menit ke menit, mulai dari halaman nasional, sampai halaman TPS.

"Dari Aceh sampai, ini, kebetulan urutannya pakai abjad. Itu bisa dilihat, Aceh, Bali, ada semua."

"Itu dari menit ke menit, minta menit ke berapa pun, akan kami kasih gambarnya."

Anas juga menyebut, robot itu disebut robot ikhlas.

Younglex Mantapkan Niat untuk Nyatakan Perasaan

VIDEO: Aldi Maldini Jawab Isu CJR Akan Kembali Hadir

Sidang Lanjutkan Sengketa Pilpres di MK, Tidak Ada Penutupan Ruas Jalan

Halaman
1234
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved