Breaking News:

Pihak Polri Menilai Kivlan Zein Merasa Difitnah Itu Hak Konstitusional Tersangka

Pihaknya telah memperpanjang masa penahanan terhadap tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Gede Moenanto
Wartakotalive.com/Adhy Kelana
Kivlan Zein didampingi Eggi Sudjana 

Menurut Yuntri dana itu diperuntukkan untuk aksi demonstrasi anti komunis di momentum perringatan Supersemar 11 Maret.

"Beliau ini kan komitmen anti komunis. Jadi dalam momentum supersemar 11 maret, Iwan ditugaskan untuk demo dan dia menyanggupi seribu orang dari banten dan sebagainya. Jadi dana untuk itu. Tapi nyatanya tidak ada, dan kemudian Iwan menghilang. Kan begitu dan dicarilah Iwan ini oleh Pak Kivlan dengan Azmi untuk diminta pertanggungjawaban itu," katanya.

"Nah kemudian ada lagi aliran dana Rp 50 Juta untuk tour ke daerah-daerah untuk mengantisipasi gerakan-gerakan komunis," katanya.

Karenanya, kata Yuntri, Kivlan Zein mengaku menerima dana dari Habil Marati namun bukan untuk rencana pembunuhan 4 pejabat nasional.

"Mengakui menerima dana, tapi tidak sesuai dengan tuduhan polisi. Hanya demo. Tidak ada kaitan sama sekali dengan masalah pembelian senjata api atau membunuh. Tidak ada sama sekali," katanya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono memastikan bahwa pihaknya telah memperpanjang masa penahanan terhadap tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal dan terkait makar, Kivlan Zen, selama 4O hari ke depan ke sejak Rabu (19/6/2019).

Sebab 20 hari masa penahanan Kivlan Zein berakhir, Rabu (19/6/2019).

"Masa penahanan Pak Kivlan sudah kita perpanjang hingga 40 hari ke depan sesuai KUHAP, mulai Rabu besok," kata Argo.

Menurutnya Kivlan akan tetap ditahan di Rutan Guntur.

Kivlan ditahan polisi sejak 30 Mei 2019 dalam kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal.

Masa penahanannya berakhir, Rabu (19/6/2019), yang dipastikan akan diperpanjang selama 40 hari ke depan.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved