Breaking News:

Pihak Polri Menilai Kivlan Zein Merasa Difitnah Itu Hak Konstitusional Tersangka

Pihaknya telah memperpanjang masa penahanan terhadap tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Gede Moenanto
Wartakotalive.com/Adhy Kelana
Kivlan Zein didampingi Eggi Sudjana 

Kivlan enggan bicara banyak terkait jalanya konfrontasi soal keterangan dirinya dengan para tersangka lain termasuk Habil Marati. Ia berkali-kali menyebut dirinya difitnah.

Ini artinya Kivlan kecewa dengan jalannya konfrontasi. Sebab dalam kasus ini, Kivlan dituding sebagai pihak yang menyuruh para eksekutor mencari senjata api untuk membunuh 4 pejabat nasional.

Kivlan menginstruksikan hal itu dengan menyerahkan dana Rp 150 Juta dalam bentuk 150.000 dolar singapura ke Iwan salah satu eksekutor. Dana didapat Kivlan dari Habil Marati.

Kuasa Hukum Kivlan Zein, Muhammad Yuntri menjelaskan Kivlan sudah membantah semua tuduhan bahwa Kivlan lah yang menyuruh mencari senjata api dan membunuh 4 pejabat nasional dengan dana yang berasal dari Habil Marati ke para tersangka.

Sebab kata dia, dana dari Habil Marati ke Kivlan Zein bukan untuk membeli senjata api apalagi merencanakan pembunuhan 4 tokoh nasional

"Tetapi untuk aksi demonstrasi anti komunis di momentum peringatan Supersemar 11 Maret. Dana itu diberikan Pak Kivlan ke Iwan ini," katanya.

Saat konfrontasi kata Yuntri jika tuduhan dan keterlibatan Pak Kivlan, tentang aliran dana khususnya dari Habil Marati tak terbuki maka pihaknya minta kasus Kivlan dihentikan.

"Kalau tidak terbukti Pak Kivlan support aliran dana untuk tujuan yang dituduhkan baik pembunuhan dan pengadaan senjata ke tersangka, maka kita minta kasus Pak Kivlan ini SP 3 kan (dihentikan-Red)," papar Yuntri.

Sebelumnya Yuntri menuturkan bahwa dari pengakuan Kivlan Zein ke kuasa hukum, bahwa dana dari Habil Marati ke Kivlan Zein bukan untuk membeli senjata api apalagi merencanakan pembunuhan 4 tokoh nasional.

"Beliau pernah bercerita sama kami kuasa hukumnya, bahwa semua aliran dana tidak ada hubungannya dengan pembelian senjata dan tidak ada hubungan dengan masalah oembunuhan dan sebagainya," kata Yuntri.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved