Film

Peran Annelies Membuat Mawar de Jongh 'Mengenal' Pramoedya Ananta Toer dan Novel Bumi Manusia

Mawar de Jongh begitu tertantang ketika dipercaya Hanung Bramantyo memainkan peran Annelies di film Bumi Manusia.

Peran Annelies Membuat Mawar de Jongh 'Mengenal' Pramoedya Ananta Toer dan Novel Bumi Manusia
Warta Kota/Heribertus Irwan Wahyu Kintoko
Iqbaal Ramadhan dan Mawar de Jongh, pemeran Minke dan Annelies di film Bumi Manusia, meluncurkan poster film Bumi Manusia bersama sutradara Hanung Bramantyo dan Produser Frederica, serta Angga, cucu Pramoedya Ananta Toer, di Bioskop XXI Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2019). 

Mawar de Jongh (17) adalah salah satu generasi milenial masa kini.

Bintang film pendatang baru itu bahkan tidak pernah mengetahui sastrawan kondang bernama Pramoedya Ananta Toer.

Jangankan Pramoedya Ananta Toer, karya sastranya yang legendaris berjudul Bumi Manusia yang dicetak puluhan bahasa di dunia pun Mawar de Jongh juga belum pernah melihat dan membacanya.

Mawar de Jongh bersama Iqbaal Ramadhan disela peluncuran film Bumi Manusia di Yogyakarta, 2018.
Mawar de Jongh bersama Iqbaal Ramadhan disela peluncuran film Bumi Manusia di Yogyakarta, 2018. (CGV Pictures)

Namun dara berparas cantik tersebut begitu beruntung bisa mengenal Pramoedya Ananta Toer dan novel Bumi Manusia lewat peran Annelies.

Sutradara kondang Hanung Bramantyo yang dipercaya rumah produksi Falcon Pictures menggarap film Bumi Manusia memilih Mawar de Jongh untuk memainkan peran Annelies di film Bumi Manusia.

Annelies adalah perempuan Belanda yang jatuh cinta pada Minke, kaum pribumi yang dikenal pandai, terutama menulis cerita.

Memainkan Peran Utama di Film Bumi Manusia, Iqbaal Ramadhan: Dilan dan Minke itu Berbeda

Setelah Dilan, Tantangan Iqbaal Ramadhan Adalah Memainkan Peran Minke di Film Bumi Manusia

Di film Bumi Manusia, Minke diperankan oleh bintang film remaja Iqbaal Ramadhan. Iqbaal sebelumnya dikenal lewat peran Dilan di film box office Indonesia, Dilan 1990 (2018) dan Dilan 1991 (2019).

"Saya dilahirkan 2001, jauh sebelum Eyang Pramoedya Ananta Toer, apalagi Annelies dan Minke," kata Mawar de Jongh disela berbincang di Bioskop XXI Epicentrum Walk, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2019).

Ketika peran Annelies yang hidup di akhir abad ke-18 itu datang kepadanya, Mawar de Jongh merasa begitu tertantang.

Mawar Eva De Jongh atau dikenal Mawar De Jongh.
Mawar Eva De Jongh atau dikenal Mawar De Jongh. (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Sebab tidak ada role model yang bisa menjadi contoh Mawar de Jongh untuk memainkan peran Annelies, remaja abad 18.

Halaman
123
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved