Pilpres 2019

Keponakan Mahfud MD Ungkap Pelathan TKN Jokowi-Maruf Amin Sebut Kecurangan Bagian dari Demokrasi

HAIRUL Anas Suhaidi, keponakan Mahfud MD, menjadi saksi dalam persidangan sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi.

Keponakan Mahfud MD Ungkap Pelathan TKN Jokowi-Maruf Amin Sebut Kecurangan Bagian dari Demokrasi
Facebook Hairul Anas Suadi
Hairul Anas Suadi merupakan Caleg DPR RI dari PBB 

HAIRUL Anas Suhaidi, keponakan Mahfud MD, menjadi saksi dalam persidangan sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, untuk pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Pada ringkasan berkas keterangan yang ia sampaikan ke majelis hakim, dirinya akan menyampaikan soal perencanaan pemenangan Pemilu 2019 oleh tim pasangan Jokowi-Maruf Amin.

Dalam keterangannya di hadapan Majelis Hakim, Hairul Anas Suhaidi mengawali ceritanya ketika menghadiri pelatihan saksi yang diselenggarakan oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin pada 20-21 Februari 2019 di kawasan Kepala Gading.

Fadli Zon Tak Setuju Koruptor Dibui di Pulau Terpencil, Katanya Harus Ada Keadilan dan Kemanusiaan

Kehadirannya mewakili Partai Bulan Bintang (PBB) yang saat itu condong ke Jokowi-Maruf Amin.

Namun, dirinya sendiri mengaku punya keberpihakan berlawanan lantaran lebih memihak ke paslon 02.

"Training diadakan oleh TKN, saya diutus sebagai wakil Partai Bulan Bintang," ungkap pria yang akrab disapa Anas itu, dalam sidang di Gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2019) dini hari.

Ibu Kota Indonesia Hampir Pasti Pindah ke Kalimantan, Lokasi Pastinya Diumumkan Jokowi Tahun Ini

Dalam pelatihan saksi itu, ia mendapat beberapa materi pelatihan selama dua hari berturut-turut.

Di mana dalam slide materi pertama, ada keterangan yang mengatakan bahwa kecurangan merupakan bagian dari demokrasi.

Materi tersebut, katanya, ditampilkan ketika Ketua Harian TKN Moeldoko memberikan paparannya.

Menkumham Tolak Koruptor Dibui di Nusakambangan Seperti Usulan KPK karena Alasan Ini

Kemudian, Anas meminta materi yang dimaksud ditunjukkan dalam sidang. Katanya, materi ini masih bisa diunduh hingga sekarang.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved