Jalan MH Thamrin Ditutup Sehari Demi HUT DKI Jakarta ke 492

Penutupan jalan meliputi Kawasan Sarinah, Menteng, hingga Patung Jenderal Sudirman, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Jalan MH Thamrin Ditutup Sehari Demi HUT DKI Jakarta ke 492
Warta Kota/Adhy Kelana
Ilustrasi. Sejumlah pekerja tengah memasang panggung di sekeliling kolam HI, Jakarta, Kamis (20/6/2019). Pemasangan panggung ini dalam mennyambut HUT Jakarta 492, yang rencananya digelar pada Sabtu malam. 

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) DKI Jakarta ke 492 yang jatuh pada tanggal 22 Juni 2019 mendatang diungkapkan Sekertaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah akan dimeriahkan dengan sejumlah kegiatan.

Terkait hal tersebut, sepanjang Jalan MH Thamrin akan ditutup total.

Penutupan jalan tersebut diungkapkan Ketua Panitia HUT Jakarta ke 492 itu rencananya akan dilakukan pada pukul 15.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB.

Penutupan jalan meliputi Kawasan Sarinah, Menteng, hingga Patung Jenderal Sudirman, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Penutupan tersebut katanya sengaja dilakukan, mengingat Malam Puncak Perayaan HUT DKI Jakarta ke 492 akan bertempat di Bundaran HI pada pukul 17.00 WIB.

Polisi Periksa Novel Baswedan di KPK Soal Ancaman dan Teror Terkait Penyiraman Air Keras

Pengamat Nilai Anies Tak Percaya Diri Hanya Memberikan Klarifikasi Penerbitan IMB Reklamasi Tertulis

Emha Ungkap Tantangan pada Jokowi dan Prabowo Berani Hitung Ulang Terbuka Dipantau Layar Lebar

Perayaan bertema 'Wajah Baru Jakarta' itu dikemas dalam panggung utama berisi penampilan kesenian khas Betawi hingga sejumlah musisi Ibu Kota.

"Acara puncak difokuskan di Bundaran HI, penutupan jalan dari Sarinah sampai Dukuh Atas pada pukul 15.00-24.00 WIB," kata Saefullah dalam surat pemberitahuan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta ke 492 pada Kamis (20/6/2019).

Terkait hal tersebut, Saefullah meminta kepada pengelola gedung dan perkantoran sepanjang jalan Thamrin dan Bundaran HI agar menyesuaikan rekayasa lalu lintas tersebut.

Karena, diyakininya, penutupan jalan akan secara langsung mengganggu operasional gedung dan perkantoran di pusat perayaan.

"Kami harap pengelola gedung dan perkantoran memberitahu karyawa dan masyarakat umum akan adanya kegiatan tersebut," katanya.

Sementara itu, Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko menyebutkan rekayasa lalu lintas selama penutupan jalan serupa dengan Car Free Day (CFD) yang digelar setiap akhir pekan.

Sejumlah petugas akan ditempatkan di setiap sisi guna mengatur lalu lintas.

"Rekayasa lalu lintas sama seperti CFD, hanya penempatan petugas saja di beberapa lokasi untuk mengatur lalu lintas," ungkapnya, saat dihubungi pada Kamis (20/6/2019).

Pihak Orangtua Murid Menilai PPDB dengan Sistem Zonasi Tidak Fair

Ustadz Abdul Somad Ungkap Kisah Buya Hamka Dipenjara dan Disiksa Tetap Mau Menyolatkan Pelakunya

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved