Film

Hanung Bramantyo Yakin Pramoedya Ananta Toer Bangga Melihat Novel Bumi Manusia Diangkat ke Film

Sutradara Hanung Bramantyo merasa beruntung ketika rumah produksi Falcon Pictures mempercayakan penggarapan film Bumi Manusia kepadanya.

Hanung Bramantyo Yakin Pramoedya Ananta Toer Bangga Melihat Novel Bumi Manusia Diangkat ke Film
Warta Kota/Heribertus Irwan Wahyu Kintoko
Iqbaal Ramadhan dan Mawar de Jongh, pemeran Minke dan Annelies di film Bumi Manusia, meluncurkan poster film Bumi Manusia bersama sutradara Hanung Bramantyo dan Produser Frederica, serta Angga, cucu Pramoedya Ananta Toer, di Bioskop XXI Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2019). 

Sutradara Hanung Bramantyo (44) meyakini jika mendiang Pramoedya Ananta Toer akan merasa bangga saat mengetahui salah satu karya sastranya kini diangkat menjadi film layar lebar.

Buah perjuangan dan pemikiran sastrawan ternama Pramoedya Ananta Toer sekarang membuahkan hasil, salah satunya dikenalkan ke generasi muda lewat film.

Novel masterpiece Pramoedya Ananta Toer berjudul Bumi Manusia itu diangkat Hanung Bramantyo bersama rumah produksi Falcon Pictures menjadi cerita film berjudul sama.

Iqbaal Ramadhan dan Mawar de Jongh, pemeran Minke dan Annelies di film Bumi Manusia, meluncurkan poster film Bumi Manusia bersama sutradara Hanung Bramantyo dan Produser Frederica, serta Angga, cucu Pramoedya Ananta Toer, di Bioskop XXI Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2019).
Iqbaal Ramadhan dan Mawar de Jongh, pemeran Minke dan Annelies di film Bumi Manusia, meluncurkan poster film Bumi Manusia bersama sutradara Hanung Bramantyo dan Produser Frederica, serta Angga, cucu Pramoedya Ananta Toer, di Bioskop XXI Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2019). (Warta Kota/Heribertus Irwan Wahyu Kintoko)

"Pak Pram (sapaan akrab Pramoedya Ananta Toer) pasti bangga karena salah satu novelnya dibuatkan dalam film," kata Hanung Bramantyo berbincang di Studio 1 Bioskop XXI Epicentrum Walk, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2019).

Ketika Pramoedya Ananta Toer menuliskan kisah dalam novel Bumi Manusia lewat potongan-potongan kertas semasa dalam penahanan di Pulau Buru, Maluku, banyak tahanan yang ditangkap penguasa masa itu tanpa melalui proses peradilan.

Peran Annelies Membuat Mawar de Jongh Mengenal Pramoedya Ananta Toer dan Novel Bumi Manusia

Memainkan Peran Utama di Film Bumi Manusia, Iqbaal Ramadhan: Dilan dan Minke itu Berbeda

"Dulu beliau menulis hanya lewat kertas, nggak ada laptop seperti sekarang," kata Hanung Bramantyo.

Tulisan-tulisan Pramoedya Ananta Toer itu, termasuk novel Bumi Manusia, dikisahkannya ketika berada dalam proses penahanan di Pulau Buru.

Ketika Pramoedya Ananta Toer hidup dari balik jeruji besi itu, ada ratusan tahanan yang yang ditangkap dan dihukum tanpa peradilan.

Iqbaal Ramadhan dan Mawar de Jongh, pemeran Minke dan Annelies di film Bumi Manusia, meluncurkan poster film Bumi Manusia bersama sutradara Hanung Bramantyo dan Produser Frederica, serta Angga, cucu Pramoedya Ananta Toer, di Bioskop XXI Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2019).
Iqbaal Ramadhan dan Mawar de Jongh, pemeran Minke dan Annelies di film Bumi Manusia, meluncurkan poster film Bumi Manusia bersama sutradara Hanung Bramantyo dan Produser Frederica, serta Angga, cucu Pramoedya Ananta Toer, di Bioskop XXI Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2019). (Warta Kota/Heribertus Irwan Wahyu Kintoko)

"Bayangkan, waktu itu, kakek atau nenek, bapak atau ibu kalian ditangkap penguasa karena hanya berbeda ideologi dan punya partai," jelas Hanung Bramantyo.

Hanung Bramantyo merasa beruntung dapat bertemu Pramoedya Ananta Toer saat masih kuliah di Institut Kesenian Jakarta (IKJ).

Halaman
123
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved