Pilpres 2019

Berwajah Kelelahan, Hakim MK Akui Terkantuk-kantuk Saat Sidang Subuh

Sidang selama 20 jam membuat wajah salah satu hakim Mahkamah Konstitusi (MK) kelelahan di sidang ke-4 sengketa Pilpres 2019.

Berwajah Kelelahan, Hakim MK Akui Terkantuk-kantuk Saat Sidang Subuh
Youtube Kompas Tv
Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo tampak kelelahan usai sidang 20 jam pada Kamis (20/6/2019) 

Wajah salah satu hakim Mahakamah Konstitusi (MK) tampak kelelahan di sidang ke 4 sengketa Pilpres 2019. Wajah kelelahan itu terlihat pada salah satu hakim konstitusi Suhartoyo.

Awalnya hampir keseluruhan hakim telah bertanya pada ahli yang diajukan pihak KPU Prof Dr Ir Marsudi Wahyu Kisworo. Terakhir hakim Wahiduddin Adams sudah menanyakan soal situng kepada Marsudi.

Wahiduddin pun mempersilkan hakim lain untuk bertanya kepada ahli. Namun, disaat Wahiduddin akan mempersilakan hakim Suhartoyo untuk memberikan pertanyaan kepada ahli, persidangan sempat terjeda beberapa detik.

Terlihat beberapa kuasa hukum dan saksi pun menahan tawa. Saat jeda sesaat sidang tersebut.

Suhartoyo pun langsung menanggapi Wahiduddin. Telapak tangannya langsung mengusap wajahnya.

Suhartoyo pun sempat menyindir Wahiduddin yang menggilir pemberian pertanyaan ke Suhartoyo.

“Ini hakim juga harus menjaga etika, jadi memberi kesempatan yang lebih tua,” kata Suhartoyo masih dengan suara lemas seperti ditayangkan Kompas Tv Kamis (20/6/2019).

Suhartoyo pun langsung mengungkit sidang ke-3 yang berlangsung hingga subuh tadi.

“Jadi saya begini, saya tadi pagi, kalau tidak boleh katakan sebut tadi malam, sambil terkantuk-kantuk saya tertarik dengan apa yang disampaikan kuasa hukum pihak terkait Pak Yusril ini,” jelas Suhartoyo membuka pertanyaannya.

Namun saat mengemukakan ke inti pertanyaan suara hakim Suhartoyo kembali bersemangat. Ia menanyakan soal kemungkinan Marsudi yang sudah memprediksi akan adanya perbandingan data Situng saat merancang sistem teknologi tersebut.

Halaman
12
Penulis: Desy Selviany
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved