Berita Video

VIDEO: WN Asing Terpesona Kebudayaan Kalimantan di Acara Festival Budaya Isen Mulang

Sejak berada di Kalimantan tiga bulan lalu, Abi mengaku ini adalah kali pertamanya melihat ragam kebudayaan yang ada di Kalimantan.

Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2019 yang memamerkan keunikan dan ragam budaya Kalimantan nyatanya tak hanya menarik minat masyarakat lokal namun juga mereka yang tengah berada di Kalimantan.

Abi Gwynn seorang pelajar asal Wales, Inggris misalnya, bersama beberapa teman yang juga berasal dari tanah Eropa mengaku senang bisa menjadi saksi acara tahunan yang kali ini digelar di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah, Palangkaraya.

VIDEO: Ratna Sarumpaet Menangis Saat Bacakan Pembelaan di Persidangan

"Acara ini sangat menyenangkan dan menarik, saya senang bisa menyaksikan acara ini yang menampilka ragam budaya dan juga kostum dari penjuru Kalimantan," ujar Abi kepada Warta Kota saat tengah menyaksikan Festival Budaya Isen Mulang 2019 di Bundaran Besar, Jalan Yos Sudarso, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Selasa (18/6/2019).

Menantu Jokowi Disebut-sebut Jadi Pengurus PSSI, Sepatu Bola Aja Nggak Punya

Sejak berada di Kalimantan tiga bulan lalu, Abi mengaku ini adalah kali pertamanya melihat ragam kebudayaan yang ada di Kalimantan.

"Saya senang dengan adanya acara ini bisa membuat saya unuk belajar mengenal kebudayaan yang ada di Kalimantan," papar Abi.

Pemilik rambut pirang ini mengaku dirinya terjadwal untuk berada di Kalimantan selama sembilan bulan dalam rangka riset terhadap lingkungan.

"Selama satu minggu saya berada di hutan memelajari tentang hutan dan juga orang utan," kata Abi yang mengaku sudah kedua kalinya menginjakkan kaki di Indonesia.

FBIM merupakan gelaran tahunan yang kali ini berlangsung untuk ke 12 kalinya sejak pertama kali digelar pada 2007.

Selain gelaran budaya khas Dayak, FBIM yang digelar pada 17-22 Juni 2019 akan mempertandingkan 22 cabang lomba. 

Adapun 22 cabang lomba yang dipertandingkan di antaranya karnaval budaya, putra-putri pariwisata, tari daerah, karungut, mangenta, malamang, panginan sukup simpan, mangaruhi, sepak sawut, maneweng manetek dan manyila kayu, jukung tradisional, serta besei kambe.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved