Berita Video

VIDEO: Ini Alasan Menteri Kesehatan Minta Blokir Iklan Rokok

Anak muda menjadi target dihapuskannya iklan rokok mengingat mayoritas yang selalu berselancar di internet adalah anak-anak muda.

VIDEO: Ini Alasan Menteri Kesehatan Minta Blokir Iklan Rokok
thinkstockphotos
Ilustrasi. Salah satu poin yang disampaikan dalam surat tersebut, iklan rokok banyak ditemui di berbagai situs semacam YouTube, Instagram, dan game online dan Kemenkes meminta Kominfo memblokir iklan-iklan rokok itu. 

Menteri Kesehatan Nila Moeloek meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk memblokir iklan rokok yang tayang di internet.

Nila Moeleok menjelaskan tindakan masif untuk menurunkan iklan rokok ini sebagai langkah antisipatif meningkatnya jumlah perokok pemula.

Anak muda menjadi target dihapuskannya iklan rokok mengingat mayoritas yang selalu berselancar di internet adalah anak-anak muda.

VIDEO: Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian Bisa Dipakai Tanding Musim Kedua Liga 1 2019

“Saya care gimana kita harus ngelindungin anak-anak kita, dan angka perokok pemula itu meningkat menurut, itu gak bisa. Kita harus melakukan sesuatu,” ujar Nila saat ditemui di DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (17/6/2019).

Jumlah perokok muda ini mengalami kenaikan terlihat dari hasil Riset Kesehatan Dasar Riskesdas (Riskesdas) 2018 yang mencatat perokok usia 10 sampai 18 tahun sebesar 7,2 persen di 2013 dan naik menjadi 9,1 persen di 2018 lalu.

Kenaikan tersebut meleset jauh dari target yang ditetapkan Kemenkes yang harapannya hanya naik lima persen.

“Peningkatan rokok makin tinggi terbukti dari iklan di medsos. Anak-anak remaja karena lihat iklan jadi pengen nyoba. Peningkatannya puj dari 7 ke 9 padahal target 5,” ujar Nila.

VIDEO: Semangatnya Peserta PPDB Jalur Penghafal Al Quran di Bekasi

Hingga surat tersebut diterima oleh Kominfo 13 Juni 2019 lalu sudah ada 114 iklan rokok yang diturunkan oleh Komifo dan akan bertambah dengan ketentuan-ketentuan baru yang akan dibahas Kominfo dan Kemenkes.

“Ini harus kerjasama sama Kemenkes dan Kominfo jangan sampai iklan yang bener eh ketutup iklan rokok, sudah 114 iklann yang ditutup. Nanti kita akan lanjutkan (diskusi ketentuan),” pungkas Nila.

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved