Pilpres 2019

Sidang ke-3 Sengketa Pilpres, Hakim dan Kuasa Hukum Debat Soal Saksi yang Diancam Akan Dibunuh

Sidang ke-3 sengketa Pilpres MK diwarnai dengan perdebatan yang alot antara hakim dan kuasa hukum pihak pemohon, termohon dan terkait.

Sidang ke-3 Sengketa Pilpres, Hakim dan Kuasa Hukum Debat Soal Saksi yang Diancam Akan Dibunuh
Youtube Kompas Tv
Sidang Mahkamah Konstitusi Rabu (19/6/2019) 

Sidang ke-3 sengketa Pilpres 2019 diwarnai dengan perdebatan antara hakim dan kuasa hukum paslon 02 Prabowo-Sandiaga Uno pada Rabu (19/6/2019) di gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

Perdebatan yang berlangsung hampir 30 menit itu beberapa kali berlangsung sengit antara kuasa hukum Paslon 01, kuasa hukum Paslon 02 dan hakim.

Misalnya saja saat salah seorang Hakim MK Aswanto menanyakan soal adanya ancaman pada saksi Paslon 02 Agus Muhammad Maksum.

Di tengah ruang sidang, Agus mengakui mendapatkan ancaman.

Ia mengaku pernah diancam akan dibunuh oleh seseorang.

KUASA Hukum KPU Bongkar Fakta Permohonan Bambang Widjojanto dkk Bantah Klaim Prabowo Menang 62 %

LPSK Ungkap, Hakim Mahkamah Konstitusi Terima Ancaman Terkait Sengketa Pilpres 2019

Seorang hakim pun bertanya lebih lanjut kepada Agus apakah ada saksi yang mengetahui ancaman tersebut.

Namun, Agus menolak untuk memberitahukan siapa saja saksi yang mengetahui ancaman tersebut.

Pihak kuasa hukum 02 Bambang Widjojanto pun berdebat dengan hakim terkait hal tersebut.

Bambang Widjojanto meminta majelis hakim mempersilakan Agus untuk memberikan nama-nama saksi tersebut lewat kertas.

Namun salah seorang hakim Suhartoyo menolak permintaan Bambang Widjojanto.

Halaman
1234
Penulis: Desy Selviany
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved