Pilpres 2019

Sebanyak 234 Anggota Polri Jadi Korban Kerusuhan 22 Mei

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan dalam kerusuhan yang terjadi di beberapa titik di Jakarta ada 234 anggota Polri jadi korban

Sebanyak 234 Anggota Polri Jadi Korban Kerusuhan 22 Mei
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/4/2019). 

SEMANGGI, WARTAKOTALIVE.COM -- Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan dalam kerusuhan yang terjadi di beberapa titik di Jakarta yakni di depan Bawaslu, di Tanah Abang, di Gambir dan Petamburan pada 21 sampai 23 Mei 2019 lalu, tercatat ada 234 anggota Polri yang menjadi korban luka.

"Ada korban dari polisi dan ada kerugian. Dari polisi ada 234 anggota polri yang jadi korban. Kemudian juga ada kerusakan bangunan yakni mess di Petamburan, Jakbar, kemudian Polsek petamburan, Pos Sektor Sabang, Pos Lantas Sarinah, Pos Lantas Slipi Jaya, Pos Lantas Cut Meutia, dan 3 ruko terbakar di Petamburan," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (19/6/2019).

Selain bangunan rusak katanya juga ada kendaraan yang dirusak.

"Untuk kendaraan yang rusak ada 15 kendaraan roda dua di Asrama Petamburan, kemudian ada 29 kendaraan roda empat rusak sedang dan rusak parah, ada 2 bus Brimob dibakar, 2 bus Brimob dirusak, 2 truk Brimob dirusak, dan 1 truk Rubicon Dinas Brimob juga dirusak, lalu di Palmerah ada 1 Toyota Rush Dinas Brimob yang dirusak," katanya.

Argo Yuwono mengatakan berkaitan dengan penanganan kasus kerusuhan dan penyerangan terhadap anggota Polri ini, sudah ada 447 orang yang ditetapkan pihaknya sebagai tersangka.

Mereka semuanya diamankan dari lokasi dimana kerusuhan terjadi yakni di depan Gedung Bawaslu, Jakarta, di Gambir, Jakarta Pusat yakni di perumahan atau asrama polisi, dan di daerah Petamburan Jakarta Pusat yang juga asrama kepolisian.

"Setelah kita lakukan penangkapan saat kerusuhan terjadi ditetapkan ada 447 tersangka dan kemudian kita lakukan penyidikan. Yang melakukan penyidikan ada dari krimum, krimsus, resnarkoba, dan Polres Jakbar," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (19/6/2019).

Kemudian kata Argo, surat perintah dimulainya penyidikan atau SPDP sudah dikirim pihaknya ke kejaksaan.

"Ada 23 SPDP. Dan berkas perkara sudah kita kirim ke Kejati DKI sejumlah 70 berkas perkara untuk tahap.pertama.pada 18 Juni 2019," kata Argo.

Dari 70 berkas perkara, Argo merinci ditangani Ditreskrimum Polda Metro Jaya ada 35 berkas, ditangani Ditreskrimsus ada 16 berkas, ditangani Ditresnarkoba 11 berkas dan Polres Jakbar ada 8 berkas.

"Itu semua terkait untuk kasus perusakan dan penyerangan anggota polri atau pelaku kerusuhan," kata Argo.

Ia.menjelaskan ke 447 tersangka pelaku kerusuhan itu berasal dari Jakarta dan juga daerah lain.

"Sudah diidentifikasi, mereka ini dari Lampung, Banten, dari Jakarta sendiri, lalu berbagai kota di Jawa Barat. Di luar Jawa juga ada yakni dari Aceh dan sebagainya. Kemudian juga kita mash melakukan penyidikan," kata Argo.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved