Breaking News:

Pembunuhan Sadis Pulomas

Rumah Bekas Pembunuhan 6 Orang di Pulomas Laku Terjual, Sempat Terdengar Jeritan dan Tangisan

Masih ingatkan dengan kasus penyekapan 11 orang di rumah mewah Dodi Triono? Kini rumahnya sudah terjual

TRIBUNNEWS/RIZAL BOMANTAMA
Rumah almarhum Dodi Triono di Jalan Pulomas Utara No 7A, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, kini dijual. 

"Kemarin sopirnya datang. Tanya saya pas saya lagi kerja. Dia nanyain soal rumah RT dan RW. Karena posisi saya lagi kerja, saya arahkan ke pos Hansip komplek di ujung sana. Tapi enggak tahu orangnya kesana atau enggak," ujarnya pada TribunJakarta.com, Selasa (18/6/2019).

Posting Foto Berbikini di Tengah Sawah di Bali, Model Cantik Dibully Hingga Tutup Akun Instagram

Sementara itu, Sekertariat RW 14, Warjo membenarkan pernyatan lelaki yang biasa disapa Mahmud itu.

Ia mengatakan sekitar pukul 11.00 WIB dirinya dicari oleh pemilik baru rumah mewah tersebut.

"Saya kemarin kebetulan lagi keluar. Pas orang itu cari saya ke sini (pos satpam) dibilang saya tidak ada. Pas ditanya siapa katanya perwakilan pemilik baru rumah itu, mau tanyakan PBB tahun 2019 juga," ungkapnya.

Mutasir (68) tukang kebun sebelah rumah mewah milik Dodi Triono, pengusaha di bidang properti yang tewas dalam aksi perampokan dan pembunuhan Desember 2016 lalu. (Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)
Mutasir (68) tukang kebun sebelah rumah mewah milik Dodi Triono, pengusaha di bidang properti yang tewas dalam aksi perampokan dan pembunuhan Desember 2016 lalu. (Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina) ()

Namun hingga sore hari, perwakilan dari pemilik baru rumah mewah itu tidak kunjung datang menemui Warjo.

Sehingga sampai saat ini, Warjo belum mengetahui siapa yang akan menempati.

"Sampai sekarang belum dateng lagi orangnya. Kan kalau ada apa-apa lapornya ke saya. Dan, kita di sini itu bakalan tahu informasi siapa yang tinggal di rumah tersebut kalau sudah ditempati. Kalau begini kan kita belum bisa infokan lebih lanjut," tutupnya.

Pemilik baru yang tak kunjung datang dan lapor diri, membuat Warjo belum bisa menagih biaya Iuran Pemeliharaan Lingkungan (IPL) sebesar Rp 450 ribu sejak bulan Mei.

IPL ini nantinya akan diperuntukan untuk retribusi keamanan dan kebersihan di lingkungan komplek.

Rumah Laku Terjual

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved